Talent Mapping Semester Awal, Langkah Cerdas Polbangtan Kementan Cetak SDM Pertanian Unggul

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melangkah jauh dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing tinggi. Melalui kegiatan Talent Mapping yang digelar bagi 209 mahasiswa tingkat I Tahun Ajaran 2026/2027, institusi ini berupaya memetakan potensi, minat, bakat, serta karakteristik kepribadian setiap mahasiswa sejak awal masa perkuliahan, sehingga proses pembinaan dan pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara lebih terarah dan tepat sasaran.
Kegiatan strategis ini berlangsung secara bertahap selama empat hari di lingkungan kampus Polbangtan Medan, Jalan Binjai Kilometer 10, Medan. Pembukaan resmi sekaligus pelaksanaan asesmen psikologi dan pemetaan potensi diri dilangsungkan pada Jumat, 18 September 2026.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi wawancara mendalam serta penyampaian hasil asesmen kepada setiap peserta pada Selasa hingga Rabu, 22 hingga 23 September 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelatihan pengembangan potensi dan strategi penyiapan karier di dunia kerja pada Jumat, 25 September 2026.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pertanian modern tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang terampil, melainkan sumber daya manusia yang unggul, berinovasi, dan memiliki karakter yang kuat.
Pemetaan potensi sejak dini, menurut beliau, menjadi langkah penting untuk memastikan setiap calon ahli pertanian memahami kelebihan dan kelemahannya, sehingga seluruh potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal demi kemajuan pertanian Indonesia di masa depan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang siap pakai dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
"Kegiatan seperti Talent Mapping merupakan langkah yang sangat tepat agar pembinaan mahasiswa tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis semata, melainkan juga membangun kompetensi psikologis yang menjadi fondasi utama kesuksesan seseorang di dunia kerja nantinya," kata Arsanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin menjelaskan bahwa menggali potensi mahasiswa sejak semester pertama merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga.
Dengan mengetahui bakat, minat, dan karakter setiap mahasiswa sejak awal, institusi dapat menyusun pendekatan pembelajaran dan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar menjadi putra-putri terbaik bangsa di bidang pertanian.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menginginkan mahasiswa pandai secara akademik, melainkan juga benar-benar mengenali dirinya sendiri. Melalui Talent Mapping ini, mahasiswa dibantu untuk memahami siapa dirinya, apa kelebihannya, serta bagaimana cara mengembangkannya agar kelak menjadi lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter, beretika, dan berdaya saing tinggi saat terjun ke dunia kerja.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari tiga program studi unggulan, yaitu Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Penyuluhan Perkebunan Presisi, serta Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan. Bekerja sama dengan Biro Psikologi Marsha Puntadewa Medan, asesmen yang dilakukan mencakup berbagai aspek penting mulai dari tingkat kecerdasan, fungsi intelektual, kepribadian, bakat, minat, hingga kelebihan dan hal-hal yang masih perlu dikembangkan oleh setiap mahasiswa.
Hasil asesmen tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan wawancara mendalam serta pelatihan pembentukan perilaku ideal yang mencakup etika, komunikasi, dan produktivitas kerja sebagai bekal utama menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan setiap mahasiswa memiliki arah dan tujuan pengembangan diri yang jelas selama masa perkuliahan. Hasil pemetaan ini juga akan menjadi panduan bagi para pendidik dalam memberikan bimbingan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mahasiswa, sehingga pada akhirnya terwujud lulusan Polbangtan Medan yang berakhlak, profesional, berdaya saing, dan berjiwa entrepreneur di bidang pertanian Indonesia. (id09)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda