Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Tebingtinggi Terendam Banjir


TEBINGTINGGI (Waspada.id): Tanggul dan pintu klep di bantaran sungai Padang, Link. IIi, Kel. Bandar Utama, Kec. Tebingtinggi Kota jebol.
Akibatnya, ratusan rumah tergenang air sungai yang debitnya meningkat, karena hujan di hulu sungai sejak malam hari. Selain itu, sejumlah fasilitas publik di beberapa kelurahan juga tergenang banjir.

Air keruh yang melintasi perumahan warga di lingkungan padat hunian di Kel. Bandar Utama. Waspada.id/Ist
Pantauan waspada.id, Senin (11/5), beberapa kelurahan yang terkena banjir meliputi, Kel. Bandar Sakti, Bandar Utama, Badak Berjuang, T.Tinggi Lama, Sri Padang, Tanjung Marulak Hilir dan Karya Jaya.
Dari seluruh kelurahan terdampak diperkirakan, Kel. Bandar Utama mengalami dampak terberat. Hal itu akibat adanya tanggul dan pintu klep yang jebol hingga air menggenangi dua lingkungan, yakni Link. I dan III.
Kepling III Tengku M. Riswan, mengatakan di lingkungannya terdapat 150 rumah tergenang air pekat dengan total jumlah warga terdampak sebanyak 450 jiwa. Air mulai memasuki kediaman warga, terang Riswan, sekira pukul 05.00 terutama berasal dari tanggul jebol. "Tanggul yang jebol itu pernah juga jebol pada 2025 lalu," ungkap Kepling Link. III itu.
Keadaan diperparah oleh jebolnya pintu klep drainase, sehingga arus air deras dan cepat memasuki lingkungan.
Selain itu, Link. I Kel. Bandar Utama juga merupakan kawasan rawan banjir. Diperkirakan kondisinya tak berbeda dengan Link. III, karena berada di bantaran sungai Padang dan posisinya lebih ke hilir dari Link. III.

Beberapa fasilitas publik yang diperkirakan terganggu akibat banjir, diantaranya RS Sri Pamela, SDN Inpres di Jln. Sudirman, dan Pasar Inpres. Semua fasilitas publik berada di tepian sungai Padang.
Sungai Bahilang yang melintasi inti kota Tebingtinggi tidak naik debit airnya, sehingga banjir terbatas hanya pada kawasan penduduk yang dilalui sungai Padang. (Lik)
Berita Terkait




























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda