Breaking News
Memuat breaking news...

Teliti Dampak Banjir Aceh Tamiang, Tim Peneliti Kaji Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terdampak

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 9.34 PM WIB
Teliti Dampak Banjir Aceh Tamiang, Tim Peneliti Kaji Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terdampak
Tim peneliti dampak banjir di Aceh Tamiang yang diketuai Rozalina, S.P., M.Si., didampingi dua anggota peneliti, Siti Balqies Indra, S.P., M.P., dan Silvia Anzhita, S.P., M.Agr. Waspada.id/Ist.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

LANGSA (Waspada.id): Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan dampak mendalam bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Merespons kondisi tersebut, sebuah tim peneliti melakukan riset komprehensif guna memetakan dampak pascabencana secara nyata di lapangan.

Penelitian yang mengusung judul "Analisis Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana Pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang" ini diketuai Rozalina, S.P., M.Si., dari Universitas Samudra. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi dua anggota peneliti, yakni Siti Balqies Indra, S.P., M.P., dan Silvia Anzhita, S.P., M.Agr.

Ketua peneliti, Rozalina, S.P., M.Si., kepada wartawan, Kamis (15/10/2026), mengungkapkan bahwa kajian ini sangat penting dilakukan untuk melihat sejauh mana kerugian yang dialami masyarakat, baik dari sisi materiil maupun psikologis.

Teliti Dampak Banjir Aceh Tamiang, Tim Peneliti Kaji Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terdampak

"Fokus utama kami adalah memotret secara objektif dua dimensi utama pascabanjir. Dari sisi ekonomi, kami menganalisis tingkat kerugian, penurunan pendapatan warga, hingga kerusakan aset produktif seperti lahan pertanian. Sementara dari sisi sosial, kami menyoroti kondisi kesehatan, trauma pascabencana, serta hambatan akses pendidikan dan fasilitas umum," papar tim peneliti.

Untuk memastikan kelancaran dan kedalaman riset di lapangan, lanjutnya, penelitian ini juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Agribisnis. Keterlibatan para mahasiswa ini tidak hanya mempercepat proses pengumpulan data melalui metode survei dan wawancara langsung dengan warga terdampak, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dan pembelajaran nyata di tengah masyarakat.

Selain itu, guna menghasilkan temuan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, seluruh data empiris yang diperoleh dari lapangan kemudian dianalisis oleh Zulhilmi, S.Pd., M.Si., selaku pengolah data.

"Melalui proses pengolahan data yang teliti, hasil penelitian ini nantinya dapat disajikan dalam bentuk narasi, infografis, dan statistik yang mudah dipahami oleh publik maupun pemangku kebijakan," ungkapnya.

Teliti Dampak Banjir Aceh Tamiang, Tim Peneliti Kaji Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terdampak

Selanjutnya, hasil akhir penelitian ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai karya akademis, melainkan juga dapat menjadi rujukan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga terkait lainnya.

"Melalui data yang valid mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan pemulihan (recovery) pascabencana yang lebih tepat sasaran serta merancang program mitigasi bencana yang lebih tangguh di masa depan guna mengembalikan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang," imbuhnya. (id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement