Tembok SMAN Unggulan Sukma Nias Roboh Karena Tersenggol Alat Berat


MEDAN (Waspada.Id): Dinas Pendidikan Sumut memberikan pernyataan tentang robohnya tembok pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias, di Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. Penyebab rubuhnya tembok tersebut akibat terkena alat berat (bucket excavator).
Pernyataan tentang penyebab robohnya tembok SMAN Unggulan Sukma Nias, disampaikan Kadis Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, melalu staf Dinas Pendidikan Faisal, kepada wartawan, Jumat (4/9). Dia bilang bahwa bucket exacator, menyenggol tembok yang belum kering usai dibangun.
Disampaikan Faisal, pada sekitar lokasi sedang dilakukan penimbunan tanah, sehingga alat berat sulit menjangkau pekerjaan. Kemudian, dia bilang, karena lokasi yang akan dilalui bucket excavator terlalu sempit, membuat alat berat itu menyenggol Dinding Penahan Tanah (DPT).
‘’Bucket Excavator, masuk ke areal itu karena sedang dilakukan pekerjaan penimbunan di area Asrama Putra setinggi 2 meter. Karena lokasinya yang sempit membuat alat berat itu menyenggol DPT, dan mengakibatkan tembok yang belum kering rubuh,’’ kata Faisal.
Begitupun, Faisal berharap, masyarakat tidak cemas dengan peristiwa robohnya tembok itu. Sebab, menurut dia, pembangunan tetap dilanjutkan, dan tembok yang roboh akan dibangun ulang oleh pelaksana pekerjaan.
"Setelah kami koordinasi dengan pengawas, bahwa hal tersebut tidak menimbulkan masalah. Pihak ketiga akan membangun kembali tembok yang tidak sengaja roboh karena terkena alat berat saat melakukan penimbunan di sekitar lokasi," kata Faisal.
Disampaikan Faisal bahwa total panjang tembok yang roboh akibat terkena bucket excavator mencapai 32 meter. "Pagar yang tekena bucket itu tetap akan dirobohkan, dan akan dibangun kembali dengan kualitas yang sama dengan kontrak pembangunan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemprovsu melakukan revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias dari dana APBD Sumut Rp87,34 miliar. Sedangkan kejadian robohnya tembok pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias terjadi pada Sabtu Sabtu (25/8).
Pihak Dinas Pendidikan Sumut mengaku akan melakukan pengawasan ketat terhadap pembangunan sekolah ini. Dikatakan Faisal, pihaknya tetap berupaya agar pembangunan dilakukan sesuai dengan standar kualitas. Sebab, katanya, pembangunan sekolah itu merupakan bagian terpenting dari program Gubsu Bobby Nasution.(id143)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda