Breaking News
Memuat breaking news...

Tempuh Jalan Rusak Demi Sembuh, Ratusan Warga Agara Berobat ke Seberaya

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 8.34 AM WIB
Tempuh Jalan Rusak Demi Sembuh, Ratusan Warga Agara Berobat ke Seberaya
Warga dari berbagai daerah antre menunggu pengobatan alternatif di Seberaya. Waspada/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KUTACANE (Waspada.id): Demi harapan untuk sembuh, ratusan warga dari berbagai kecamatan di Aceh Tenggara rela menempuh jalan rusak dan berlubang. Mereka mendatangi pengobatan alternatif di Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Kamis (15/10).

Penyakit yang diderita beragam, mulai dari kanker, stroke, hingga anak yang sejak kecil tak bisa berjalan.

Gamaludin, warga Tanjung Lama, Kecamatan Darul Hasanah, mengaku sudah tiga kali berobat ke Seberaya. Mantan anggota DPRK Aceh Tenggara periode 2004-2009 itu menderita stroke.

"Sudah tiga kali saya berobat di sini, Alhamdulillah sakit saya jauh berkurang. Bukan hanya saya, ada saudara kita seorang guru yang stroke sudah sembuh total. Cucu saya yang dari kecil tak bisa jalan juga mulai membaik. Di Tanjung sudah banyak buktinya berobat ke Seberaya sembuh," ujarnya.

Ia pun menawarkan bantuan bagi warga Aceh Tenggara yang ingin berobat ke sana.

Tempuh Jalan Rusak Demi Sembuh, Ratusan Warga Agara Berobat ke Seberaya

Kondisi jalan nasional Lawe Pakam menuju lokasi pengobatan sangat memprihatinkan. Aspal terkelupas, bergelombang, dan berlubang digenangi air hujan.

Namun kerusakan itu tak menyurutkan langkah mereka. Sejak pukul 02.00 hingga 09.00 WIB, warga sudah antre menulis nama di kertas yang disediakan pihak pengobat.

Mimi, Ani, Fikhry, dan warga lainnya mengaku merasakan perubahan.

"Kami sudah berobat ke mana-mana, medis dan alternatif, tapi tak kunjung sembuh. Di sini baru ada perubahan. Kami sangat bersyukur," ujar Mimi lirih.

Harapan serupa dirasakan Adin, warga Karo yang bertahun-tahun menderita stroke.

"Bertahun-tahun saya sakit stroke. Sudah berobat kampung dan medis ke mana-mana belum sembuh. Alhamdulillah setelah berobat di sini saya sudah bisa jalan lagi. Saya masih terus berobat agar sembuh total," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement