Breaking News
Memuat breaking news...

Tertarik Bantu Pengembangan Wisata, Pelajar Asal Finlandia Kunjungi Pasar Kamu

Redaksi
Redaksi
Minggu, 25 Oktober 2026 - 1.37 PM WIB
Tertarik Bantu Pengembangan Wisata, Pelajar Asal Finlandia Kunjungi Pasar Kamu
Seorang pelajar asal Finlandia, Erick, 18, mengunjungi Pasar Kamu di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Minggu (25/10/26). (Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANTAI LABU (Waspada.id): Seorang pelajar asal Finlandia, Erick, 18, mengunjungi Pasar Kamu di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (25/10/26).

Kedatangannya tidak hanya untuk menikmati kuliner tradisional, tetapi juga membantu pengembangan Pasar Kamu melalui kemampuan teknologi informasi (IT) yang dikuasainya.

Didampingi pengelola Pasar Kamu, H. Dedi Sofyan, Erick berkeliling mengunjungi lapak-lapak pedagang sekaligus mencicipi dan membeli berbagai makanan yang dijajakan di pasar kuliner tersebut.

Kehadiran pemuda asal negara Eropa itu menarik perhatian pedagang dan pengunjung. Beberapa di antaranya bahkan meminta berfoto bersama Erick.

H. Dedi Sofyan mengatakan, Erick merupakan pemuda yang baru menyelesaikan pendidikan setingkat SMA di negaranya. Ia tertarik mengunjungi Pasar Kamu setelah mendapat informasi dari seorang teman ibunya yang merupakan warga Indonesia.

Tertarik Bantu Pengembangan Wisata, Pelajar Asal Finlandia Kunjungi Pasar Kamu

“Karena tertarik datang ke sini, Yayasan Kawan Lama menjembatani kedatangannya sekaligus menjemputnya ke Pasar Kamu,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, Erick merupakan sukarelawan (volunteer) yang akan berada di Indonesia selama dua bulan. Selama berada di Pasar Kamu, ia akan membantu komunitas tersebut melalui bidang teknologi informasi sesuai dengan keahliannya.

Selain itu, Erick juga akan mempelajari pengelolaan wisata kuliner dan kehidupan komunitas di Pasar Kamu.

Dedi menambahkan, Erick telah mencicipi sejumlah menu makanan yang dijual di pasar tersebut, salah satunya grontol, makanan tradisional khas Jawa berbahan dasar jagung.

“Dia mengatakan grontol yang dicicipinya sangat enak,” kata Dedi.

Sementara itu, mahasiswa Antropologi Sosial Universitas Sumatera Utara (USU), yang lagi KKN di Pasar Kamu ,Nayla Harahap, yang mewawancarai Erick, menyampaikan bahwa pemuda Finlandia tersebut terkesan dengan suasana Pasar Kamu.

Tertarik Bantu Pengembangan Wisata, Pelajar Asal Finlandia Kunjungi Pasar Kamu

Erick menilai Pasar Kamu memiliki suasana yang teduh, pengunjung yang ramah, serta beragam menu makanan yang enak dan lezat.

Ia juga mengatakan, tempat wisata kuliner dengan konsep seperti Pasar Kamu tidak ditemukannya di Finlandia.

Karena itu, Erick memanfaatkan waktunya untuk berkontribusi bagi komunitas Pasar Kamu dengan menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan keterampilan yang dimilikinya.

Kehadiran Erick diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Pasar Kamu, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung promosi dan pengelolaan wisata kuliner berbasis komunitas.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement