Breaking News
Memuat breaking news...

Tiga Dekade Jadi Tulang Punggung Batam, BBT Pacu Infrastruktur Industri

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 4.45 PM WIB
Tiga Dekade Jadi Tulang Punggung Batam, BBT Pacu Infrastruktur Industri
Ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATAM (Waspada.id): Perkembangan Kawasan Industri Batam, sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi strategis nasional tidak terlepas dari keandalan infrastruktur pendukung.

Salah satu elemen vital yang menjadi penopang operasional manufaktur, logistik, hingga layanan digital di wilayah Kepulauan Riau ini adalah ketersediaan konektivitas telekomunikasi.

Menandai kiprahnya selama 30 tahun dalam menghubungkan ekosistem bisnis setempat, PT Batam Bintan Telekomunikasi (BBT) menggelar forum apresiasi dan kolaborasi bersama pelanggan, mitra bisnis, asosiasi industri, hingga media di Batam pada Senin (27/7/2026).

Momentum perayaan tiga dekade ini dimanfaatkan BBT untuk menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur digital guna menghadapi tantangan transformasi teknologi yang kian dinamis.

Mendorong Kolaborasi Lintas

Sektor Perjalanan panjang BBT selama 30 tahun mengiringi transformasi Batam dari kawasan industri konvensional menuju pusat ekonomi berbasis digital.

Kehadiran utilitas terpadu, mulai dari pasokan listrik, air, hingga konektivitas data yang stabil, menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan investasi.

President Director BBT, Pratama Habibie, menegaskan bahwa usia 30 tahun bukan sekadar penanda sejarah, melainkan pijakan untuk mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Perayaan 30 tahun ini bukan sekadar mengenang perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi bersama pelanggan, mitra, dan seluruh stakeholder yang telah tumbuh bersama BBT dalam membangun ekosistem digital di Batam," ujar Pratama.

Dalam rangkaian acara tersebut, para tamu undangan diajak melakukan kunjungan langsung ke kawasan Batamindo serta meninjau fasilitas infrastruktur jaringan milik BBT.

Langkah ini bertujuan memberikan gambaran riil mengenai kompleksitas operasional jaringan telekomunikasi yang menopang ribuan aktivitas industri setiap harinya.

Chief Marketing Officer BBT, Hery Kurniawan, menjelaskan pentingnya pemahaman teknis bagi para mitra bisnis agar dapat menangkap peluang efisiensi melalui digitalisasi.

Melalui kegiatan ini, BBT ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat kepada para mitra dengan memperlihatkan bagaimana infrastruktur telekomunikasi bekerja di balik operasional berbagai sektor industri.

"Kami percaya kolaborasi yang dibangun melalui pemahaman bersama akan menjadi fondasi penting bagi transformasi digital ke depan," kata Hery.

Menjaga Daya Saing Kawasan Strategis

Tantangan industri ke depan tidak lagi sebatas ketersediaan lahan atau tenaga kerja, melainkan kecepatan adopsi teknologi serta keandalan transfer data.

Keberadaan jaringan konektivitas yang solid menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing Batam di tingkat regional maupun internasional.

Apresiasi terhadap kemitraan jangka panjang ini turut disuarakan oleh General Manager BBT Kepulauan Riau, Hengki Firman. Pihaknya optimistis bahwa ruang dialog yang terbangun akan melahirkan inovasi-inovasi baru.

BBT juga mengapresiasi seluruh pelanggan, mitra bisnis, media, dan asosiasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan BBT selama tiga dekade.

"Semangat kolaborasi yang terbangun melalui acara ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya inovasi dan memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi digital," tutur Hengki.

Selama tiga dekade beroperasi, BBT menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas layanan dan memperluas kolaborasi demi mendukung pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan di Batam dan Kepulauan Riau.

Sumber Kompas.com

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement