Tiga Film Pelajar Aceh Tampil di Festival Film Internasional FreedomFilmFest 2026


PETALING JAYA, Malyasia (Waspada.id): Tiga film dokumenter karya pelajar Aceh terpilih untuk diputar dalam FreedomFilmFest 2026 di Petaling Jaya Performing Arts Centre (PJPAC), Malaysia, pada 22–25 Oktober 2026. Kehadiran ini membawa cerita tentang tradisi, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Aceh kepada penonton internasional.
Ketiga film tersebut adalah Irama Panen Rakyat karya Al Fataras, Tarian Gajah karya Dhaifani Az Zahra, dan Rumbia karya Silman Farisi. Film-film itu diputar dalam program “Alam Terkembang Jadi Guru: Local Traditions & Ecological Knowledge” pada 25 Oktober 2026.

Ketua Aceh Documentary, Azhari, mengatakan keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar Aceh untuk memperkenalkan cerita lokal kepada penonton internasional.
“Film-film ini lahir dari lingkungan terdekat para pelajar. Mereka merekam tradisi, kehidupan masyarakat, serta persoalan regenerasi, lingkungan, dan keberlanjutan,” ujar Azhari.
Dalam festival tersebut, Teuku Muhammad Hafid Ramadhan, sineas sekaligus Manajer Program Aceh Documentary Competition, juga dipercaya menjadi juri Best Human Rights Short Documentary kategori Asia. Melalui program pendidikan dokumenter, ia mendampingi pelajar Aceh mengembangkan cerita, keterampilan produksi film, dan perspektif kritis terhadap kehidupan masyarakat.
Selain pemutaran film, FreedomFilmFest 2026 menggelar diskusi, lokakarya, dan pertukaran perspektif antarkomunitas.(wsp.id)
Berita Terkait




































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda