Breaking News
Memuat breaking news...

Tiga Rumah Tidak Layak Huni di Pematangsiantar Akan Dibangun Awal November

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 4.29 PM WIB
Tiga Rumah Tidak Layak Huni di Pematangsiantar Akan Dibangun Awal November
Wali Kota Wesly mengunjungi salah satu rumah tidak layak huni yang akan dibangun. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Wali Kota Wesly Silalahi mengunjungi rumah tidak layak huni yang akan dibangun melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Pematangsiantar (TJSLP) PT Bank Sumut Koordinator Cabang Pematangsiantar, Rabu (28/10/2026).

Rumah warga tersebut, milik Jerry Tankuju di Jalan Batu Permata Raya Kelurahan Bah Kapul, Herianto di Jalan Tangki Kelurahan Naga Pitu, dan Nurlaili Panjaitan di jalan Sibiak Kelurahan Tong Marimbun.

Kepada pemilik rumah, Wesly bilang rumah sudah tak layak huni akan dibangun mulai awal November 2026. "Melalui program CSR dari PT Bank Sumut Perwakilan Pematangsiantar. Jadi rumah akan dibangun dengan atap yang bagus sehingga menjadi tempat berteduh yang nyaman," ucapnya.

Wesly menginstruksikan jajarannya agar memberikan hunian sementara saat rumah dibangun hingga selesai. "Nanti keluarga akan ditempatkan di rumah sementara sembari menunggu rumahnya selesai dibangun," katanya.

Sementara itu, Jerry berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Dia mengaku rumahnya sudah bertahun-tahun dalam kondisi memprihatinkan. Ia berharap rumahnya bisa segera dibangun sehingga menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.

"Atap bocor, dinding papan yang lapuk, serta kamar mandi dan sumur tidak memadai. Bahkan, karena keterbatasan ruang, ada penghuni rumah terpaksa tidur di lantai beralaskan matras. Puji Tuhan, doa saya akhirnya dijawab," ujar Jerry.

Dalam kunjungan tersebut, Wesly Silalahi juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, telur, minyak goreng, gula pasir, mie instan, serta lainnya. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement