Tim Al Azhar Medan Siap Berlaga Di NSFC Milo International Soccer Championship Malaysia


MEDAN (Waspada.id): Sebanyak 38 siswa Perguruan Al Azhar Medan dilepas untuk mengikuti ajang NSFC Milo International Soccer Championship di Negeri Sembilan, Malaysia, pada 23–27 Oktober 2026.
Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengasah kemampuan sepak bola, mengukir prestasi, sekaligus mempererat persahabatan dengan peserta dari berbagai negara.
Pelepasan tim sepak bola yang terdiri dari siswa tingkat SMP dan SMA tersebut dilakukan oleh Pembina Yayasan Pendidikan Hj. Rachmah Nasution, H. Machyuzar Nasution. Turut dihadiri Sekretaris Edukatif Drs. H. Agustono MM, Kepala SMP Al Azhar, SMA Unggulan Al Azhar, SMA Al Azhar Plus, serta para guru dan pelatih.
Sebanyak 38 siswa tersebut terbagi dalam tiga tim, yakni tim U-12 dari SMP Al Azhar yang dilatih Fadhli Rais, tim U-16 dari SMA Unggulan Al Azhar yang dilatih Dedi Bahri, serta tim U-16 dari SMA Al Azhar Plus di bawah asuhan Rizki Nasution.
Dalam sambutannya, H. Machyuzal Nasution mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan bertanding di luar negeri dengan sebaik-baiknya. Dia menilai, terpilihnya 38 siswa tersebut merupakan kesempatan berharga yang patut disyukuri, terlebih karena tidak semua siswa memperoleh peluang serupa.
“Pertandingan ini bukan semata-mata tentang sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara Indonesia dan Malaysia. Karena itu, jagalah nama baik agama, sekolah, dan bangsa. Tunjukkan sikap yang baik serta hindari perilaku arogan,” tuturnya.

Machyuzal turut mengingatkan bahwa kegiatan ini berlangsung di tengah masa pembelajaran. Karena itu, para siswa diharapkan tetap bertanggung jawab terhadap kewajiban akademik, menjaga kondisi tubuh, serta disiplin menjalankan ibadah dan berdoa agar perjalanan maupun pertandingan berlangsung lancar hingga kembali ke Tanah Air.
Sementara itu, Ketua Tim Sepak Bola Al Azhar Medan, Ihsanul Hidayat, mengatakan bahwa keikutsertaan tiga tim tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding di level internasional bagi para siswa.
Menurutnya, turnamen di Negeri Sembilan itu diikuti tim-tim dari sejumlah negara, di antaranya Thailand, Pakistan, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Pada kategori U-16, kompetisi diikuti sekitar 20 tim.
Ihsanul menyebutkan, Al Azhar Medan memiliki pengalaman mengikuti kompetisi di luar negeri. Salah satunya adalah Kuala Lumpur Cup pada 2018, ketika itu tim Al Azhar berhasil meraih posisi kedua. Meski demikian, ia mengakui bahwa persaingan di Negeri Sembilan tidak akan mudah.
Menurutnya, terdapat perbedaan pola pembinaan antara pemain Al Azhar yang menjalani latihan melalui kegiatan ekstrakurikuler dengan pemain lawan yang sebagian besar ditempa dalam sistem akademi sepak bola. (Id13)
Berita Terkait




























































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda