Breaking News
Memuat breaking news...

Tim Dosen Politeknik Negeri Medan Laksanakan PKM Di SMK PAB 3 Medan Estate

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 12 September 2026 - 8.45 AM WIB
Tim Dosen Politeknik Negeri Medan Laksanakan PKM Di SMK PAB 3 Medan Estate
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Medan, Muhammad Dalim memberikan bantuan komputer kepada Kepala SMK PAB 3, Rahmi Ilyas saat melaksanakan PKM di sekolah tersebut, Rabu (09/09/2026).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Tim dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) di SMK PAB 3 Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Rabu (9/9).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran siswa melalui penguatan sarana prasarana perpustakaan sekolah.

Program yang dipimpin oleh Muhammad Dalim, S.Sos., M.I.Kom., bersama anggota tim Agus Edi Rangkuti, SE., M.Si., Dr. Drs. Suriyadi, M.Hum., Muhammad Iqbal, S.E., M.Ak., dan Al-Adly Darniyus, S.AP., M.AP., dilaksanakan selama tiga bulan dengan dukungan DIPA Politeknik Negeri Medan.

Tim pengusul berasal dari berbagai disiplin keilmuan seperti Managemen, Kewirausahaan, Penelitian, Hukum Bisnis, yang memungkinkan program ini berdampak secara nyata.

Muhammad Dalim menyebutkan, dari pelaksanaan PKM dapat meningkatkan ketersediaan koleksi buku referensi, literasi, dan buku pendukung kompetensi kejuruan yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Meningkatkan kualitas sarana perpustakaan melalui penyediaan perangkat komputer untuk mendukung layanan administrasi dan akses informasi digital.

"Meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan dalam bidang manajemen perpustakaan, pengelolaan koleksi, pelayanan pengguna, dan pemanfaatan teknologi informasi.

Mendorong penerapan sistem administrasi perpustakaan yang lebih efektif, tertib, dan berbasis teknologi," terang Dalim kepada waspada.id Sabtu (12/09/2026).

Selain itu, tambah Dalim, meningkatkan minat baca, budaya literasi, dan pemanfaatan perpustakaan oleh siswa melalui berbagai program literasi yang inovatif.

Permasalahan utama yang dihadapi sekolah mitra adalah keterbatasan koleksi buku, minimnya perangkat teknologi informasi, serta sistem pengelolaan perpustakaan yang masih manual. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat baca siswa dan belum optimalnya fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi.

Melalui program PKM, tim dosen POLMED memberikan hibah berupa 20 eksemplar buku baru, satu unit komputer All-in-One dengan akses internet, serta penataan ulang ruang baca agar lebih nyaman. Selain itu, dilakukan pelatihan manajemen perpustakaan berbasis digital bagi guru dan pustakawan.

Dijelaskan Dalim, hasil kegiatan menunjukkan dampak nyata: frekuensi kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat rata-rata 35% dalam tiga bulan, kompetensi pengelola perpustakaan naik signifikan (skor pre-test 62 → post-test 85), dan layanan administrasi kini lebih rapi berkat sistem pencatatan digital.

Seorang guru PAB 3 menyebutkan, dengan adanya fasilitas komputer dan penataan ruang yang lebih representatif, siswa lebih antusias datang ke perpustakaan.

"Selain memberikan dampak langsung pada peningkatan fasilitas dan minat baca siswa, program ini juga memiliki relevansi strategis dengan kebijakan pendidikan nasional. Perpustakaan yang lebih modern dan interaktif mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, kreativitas, dan kemandirian siswa," tutur guru tersebut.

Lebih jauh, kegiatan ini juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, yakni memastikan akses yang inklusif dan merata terhadap sumber belajar. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini tidak hanya bermanfaat bagi sekolah mitra, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan pendidikan yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala SMK PAB 3 Medan Estate Rahmi Ilyas, SH,MH mengucapkan terima kasih atas dukungan tim dosen Polmed. “Program ini menjadikan perpustakaan kami lebih modern dan berfungsi sebagai pusat belajar yang inspiratif. Kami berharap budaya literasi siswa semakin tumbuh dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka,” ujar Rahmi Ilyas.(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement