Tim LPPM Unimed Tingkatkan Produktivitas Dan Daya Saing Usaha Jamu KunyitTim LPPM Unimed Tingkatkan Produktivitas Dan Daya Saing Usaha Jamu Kunyit

MEDAN (Waspada.id): Usaha jamu trandisional sangat banyak ditermukan ditengah Masyarakat kita seiring dengan kultur budaya kita yang banyak berbasis pada tradisi dari leluhurnya. Perkembangan usaha jamu ini memang relatif jalan ditempat akan tetapi telah teruji dapat bertahan ditengah perkembangan jaman yang semakin modern.
Oleh karena itu Tim LPPM Universitas Negeri Medan (Unimed) yang diketuai Dr. Mariyati Evivana Doloksaribu memberikan perhatian khusus pada kelompok usaha ini agar tetap eksis dan berkembang.
Dr. Mariyati Evivana Doloksaribu mengaatakan, Kamis (13/8).
program pengabdian ini dirancang oleh tim sesuai dengan kebutuhan mitra dengan harapan hasil kegitan ini memberikan dampak positif dan solusi yang tepat bagi mitra.
Peningkatan produksi merupakan uapaya awal yang diberikan sehingga mitra dapat meningkatkan volume produksinya. Agar harapan ini dapat terwujud maka tim pengabdi memberikan bantuan hibah berupa teknologi tepat guna yaitu Kompor Tungku, Blender Philips, Blender Miyako, Panci Stainless Besar 2 buah. Dengan menggunakan peralatan tersebut telah terlihat peningkatan produksinya.
Mbak Cut sebagai pemilik usaha jamu tradisonal ini menyampaikan ucapan terima kasih berkat kesgiatan pengabdian LPPM Unimed ini.
"Saya dapat menjual produk lebih banyak setiap harinya. Adanya peningkatan penjualan ini selaras dengan peningkatan pendapatan kelompok usaha jamu ini. Ia sangat berharap kedepannya tim LPPM masih dapat bermitra dengannya agar produksinya mendapatkan ijin serta sertifikat halal," harapnya.
Ketua tim pengabdi juga berpesan agar usaha ini terus dikembangkan semoga kedepan masih dapat bermitra kembali.(wsp.id)
























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda