Tim Monev PRR Wilayah Sumut Berkunjung Ke NiselTim Monev PRR Wilayah Sumut Berkunjung Ke Nisel

TELUKDALAM, Nisel (Waspada.id): Tim monotoring dan evaluasi (Monev) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Sumatera Utara mengunjungi Kabupaten Nias Selatan untuk melihat secara langsung kendala dan perkembangan penanganan pasca bencana alam di Kepulauan Nias, Rabu (19/8).
Kunjungan Tim Monev PRR Wilayah Sumut yang dipimpin oleh Koordinator, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.IP beserta rombongan diterima langsung Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia didampingi Wakil Bupati, Yusuf Nache bersama jajaran bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Nisel, Jln Arah Sorake Km.5, Kecamatan Fanayama
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia dalam sambutannya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah menyamakan data, memperjelas kebutuhan di lapangan, dan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mempercepat pemulihan pasca bencana alam.

Sokhiatulo melaporkan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan telah menerima dana bantuan dan menyalurkannya kepada penerima manfaat yang rumahnya mengalami kerusakan sedang dan ringan.
Sokhiatulo Laia memaparkan pada Juli 2026, bencana alam kembali melanda beberapa wilayah Kabupaten Nias Selatan antara lain di Kecamatan Mazo dan Boronadu, 9 rumah warga terendam dan rusak serta satu unit sekolah terdampak. Selain itu, jalan kabupaten terputus akibat longsor di Desa Taluzusua Kecamatan Siduaori, Desa Sifaoroasi dan Desa Hilianaa Kecamatan Gomo. Akibatnya, 6 kecamatan sempat terisolir.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Nias Selatan telah menggelar rakor tanggap darurat untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak. Pemerintah daerah juga mengusulkan penataan kawasan hutan lindung guna menjaga kelestarian dan mengurangi risiko bencana.
"Kami menyadari penanganan bencana di Nias Selatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah kabupaten. Karena itu kami sangat berharap dukungan, arahan, dan sinergi dari pemerintah pusat, provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Bupati Nisel.

Sementara itu,Koordinator Tim Monev PRR Wilayah Sumut, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., menyampaikan bahwa pemanfaatan Dana TKD dari pergeseran APBN di Nias Selatan baru mencapai 23%.
Fadjar meminta apa yang menjadi kendala di lapangan segera dicari solusinya, salah satunya relokasi SMPN 3 Taluzusua yang berada di kawasan hutan lindung dan rawan longsor.
"Untuk relokasi infrastruktur, silahkan disampaikan beserta alasannya kepada Tim PRR. Untuk penanganan bencana terbaru yang dilaporkan Bupati, akan kami upayakan pendanaannya," jelas Fadjar.

Usai Rakor, Tim PRR bersama rombongan yang dipandu Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M., meninjau lokasi terdampak bencana diantaranya di Kecamatan Fanayama dan Kecamatan Aramo.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M., Pj. Sekda Nias Selatan Amsarno S. Sarumaha, S.H., M.H., CGCAE, Staf Ahli, Asisten, kepala OPD terkait, serta Tim Satgas Monitoring dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Monev PRR) Sumut. (id60).


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda