Tim PKM UGN P. Sidimpuan Latih Warga Tapsel Produksi Telur Asin Rempah Berbasis Andaliman dan Daun KelorTim PKM UGN P. Sidimpuan Latih Warga Tapsel Produksi Telur Asin Rempah Berbasis Andaliman dan Daun Kelor

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Dosen Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan yang tergabung dalam tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) berikan edukasi sekaligus pelatihan kepada Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk membuat (produksi) telur asin rempah bermutu.
Edukasi berbasis sosialisasi dan pelatihan yang diberikan Tim PKM Fakultas Pertanian UGN dalam membuat telur asin rempah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mendorong masyarakat dapat berkontribusi dalam rantai pasokan Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Tim PKM Fakultas Pertanian UGN Padangsidimpuan, Zakiyah Nasution, S.Pt, M.Si bersama anggota tim Dr.Ir. Sutan Pulungan, M.Si dan Doharni Pane, S.Pt, M.P, Sabtu (1/8/2026) mengatakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan telur asin rempah bermutu itu digelar pada 26 Juni 2026.
Peningkatan Usaha Telur Asin Marsianjuan Farm Melalui Teknologi Pengasinan Berbasis Cairan Rempah Otomatis di Desa Marsada, Sipirok, Tapsel, ucapnya juga melibatkan dua orang mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Pertanian UGN yakni Jaim Ijlal Habibi Harahap dan Nurul Pitriah Siregar.

Ketua Tim PKM Fakultas Pertanian UGN Padangsidimpuan, Zakiyah Nasution, S.Pt, M.Si bersama tim saat menjelaskan pembuatan telur asin rempah berbasis andaliman. Waspada.id/Ist
Dijelaskan, sosialisasi dan pelatihan yang diberikan kepada 20 orang anggota mitra Usaha Marsianjuan Farm dan masyarakat sekitarnya melalui workshop peningkatan usaha telur asin rempah bermutu mendapat dukungan dari pemerintah Desa Marsada.
Dalam kegiatan kemitraan itu, Tim PKM UGN menjelaskan secara rinci tentang teknik pembuatan formula telur asin yang terdiri dari bahan utama yakni andaliman bubuk, bubuk daun kelor, rempah bawang putih, lengkuas, kunyit, dan garam.
Kemudian dilanjutkan dengan edukasi kepada warga tentang teknik pemakaian alat teknologi pengasinan cairan otomatis rempah dan dilanjutkan dengan metode pengenalan dan promosi dalam distribusi produk telur asin berbasis andaliman dan daun kelor.
"Penyebarluasan IPTEK peningkatan usaha Marsianjuan Farm melalui alat teknologi pengasinan cairan rempah otomatis bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung MBG," tuturnya.
Kontribusi Perguruan Tinggi
Zakiyah Nasution, S.Pt, M.Si menegaskan bahwa program PKM ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi pelaku usaha lokal melalui penerapan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Teknologi pengasinan berbasis cairan rempah otomatis diharapkan dapat membantu Marsianjuan Farm meningkatkan efisiensi proses produksi, menjaga konsistensi mutu produk, serta menghasilkan telur asin berempah yang memiliki daya saing lebih tinggi," ungkapnya.
Tim PKM berharap, pengetahuan yang telah dibagikan mengenai manajemen usaha, pengemasan, dan pemasaran digital dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Marsada.
"Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan mitra usaha diharapkan terus berkembang untuk mendukung ketahanan pangan serta penyediaan pangan bergizi melalui pemanfaatan potensi lokal." harapnya.
Zakiyah Nasution, S.Pt, M.Si mengungkapkan kegiatan kemitraan tersebut dapat terlaksana berkat adanya dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
"Atas dukungan dana yang diberikan dalam PKM tahun berjalan 2026 sebagaimana tercantum dalam surat keputusan perjanjian/kontrak Nomor : 04/C3/DT.05.00/PM/2026;157/SPK/LL1/AL.04.03/PM/2026,715/UGN.RKT/PP/2026, kemi mengucapterima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek," ujar Zakiyah Nasution.
Tim PKM juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Graha Nusantara, Universitas Sumatera Utara, Mitra Marsianjuan Farm Marsada, LPPM dan sivitas akademika UGN, Padangsidimpuan, dan Pemerintah Desa Marsada yang telah memberikan dukungan.

Tim PKM Fakultas Pertanian UGN Padangsidimpuan foto bersama dengan warga Desa Marsada, Sipirok Tapsel. Waspada.id/Ist
Arif Sopiandi Hasibuan, S.Pt, M.Pt dari Mitra Usaha Marsianjuan Farm, menuturkan kegiatan yang dilakukan oleh timUGN Padangsidimpuan sangat bermanfaat, termasuk adanya bantuan yang diberikan berupa peralatan pengasinan cairan otomatis, kompor dan gas, serta bahan yang untuk pengasinan telur.
"Kami berterima kasih atas pemberian aset PKM kepada Usaha Marsianjuan Farm. Kami menjadi lebih paham akan teknik formulasi sederhana telur asin berbasis andaliman sebagai kearifan lokal Sipirok ditambah dengan daun kelor, dan inovasi alat teknologi yang tepat dalam mewujudkan program MBG di desa Marsada," katanya.
Sekretaris Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Tapsel Bapak Suryadi Hutasuhut mengatakan kegiatan ini sangat mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden untuk mendukung mewujudkan program MBG di Desa Marsada dalam mengurangi kelaparan, pencegahan stunting anak balita.

"Keterbelakangan serta modal yang kurang mengakibatkan produktivitas yang rendah dapat menyebabkan rendahnya pendapatan pada pengusaha pengolah hasil ternak, salah satunya," ucapnya.(id46)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda