Breaking News
Memuat breaking news...

Tim PKM UMA Berdayakan Ibu-ibu PKK Desa Patumbak I Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

Redaksi
Redaksi
Senin, 7 September 2026 - 10.12 AM WIB
Tim PKM UMA Berdayakan Ibu-ibu PKK Desa Patumbak I Olah Sampah Organik Jadi Pupuk
Tim PKM UMA foto bersam ibu-ibu PKK Desa Patumbak 1, Deliserdang. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Tim dosen dan Mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pendanaan melalui Program Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Skema Pemberdayaa Berbasis Masyarakat Tahun 2026 di Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan PKM ini dimulai Juni 2026 dan pelaksanaan sosialisasi PKM nya pada tanggal 24-25 Agustus 2026 dengan tema PKM :“Biowaste Decomposer Terpadu Sebagai Pengolah Sampah Organik oleh Kelompok PKK di Desa Patumbak I”.

PKM adalah salah satu tugas pokok dosen selain pengajaran dan penelitian di perguruan tinggi yang wajib melaksanakan Tri Dharma. Hal ini merujuk pada Undang-undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (aturan tambahan mengenai standar Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Tim PKM UMA diketuai Ir. Healthy Aldriany Prasetyo, STP., MT dengan anggota yaitu Angga Ade Sahfitra, SP., M.Sc. dan Hermansyah, ST., MT., serta 3 orang mahasiswa Teknik Industri UMA yaitu Umar Habibi, Stella Cristian dan Jhon Kevin Sitorus.

Ir. Healthy Aldriany Prasetyo, STP., MT mengatakan PKM ini terselenggara berkat pendanaan yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) melalui pendanaan melalui Program Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2026.

Lokasi kegiatan dipilih sesuai dengan kebutuhan masyarakat kelompok ibu-ibu PKK di Desa Patumbak I, Deli Serdang. Tim PKM UMA telah berkoordinasi dengan kelompok ibu-ibu PKK yang ada di Desa Patumbak I untuk bekerjasama sebagai mitra.

Menurut Ketua kelompok ibu-ibu PKK Desa Patumbak I, Sri Astuti Irwansyah Lubis, kelompok ibu-ibu PKK membutuhkan kegiatan-kegiatan positif untuk pemberdayaan perempuan, seperti salah satunya adalah bagaimana memanfaatkan biowaste (sampah organik) yang berasal dari limbah (sampah) organik dapur rumah tangga yang dapat diolah menjadi pupuk organik yaitu pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat (kompos).Atas dasar itu maka Tim PKM UMA memilih teknologi yang dapat diterapkan di tingkat ibu-ibu PKK. Salah satu teknologi untuk biowaste decomposer yang dapat menjadi solusi terhadap masalah pasca panen tersebut adalah. Istilah biowaste decomposer merujuk kepada campuran mikroorganisme dan enzim khusus yang berfungsi mempercepat penguraian biowaste (limbah organik) menjadi pupuk kompos atau cairan yang ramah lingkungan.

Sebelum dilaksanakan PKK, tim memberikan penyuluhan tentang manfaat dan bagaimana pengolahan limbah (sampah) organik pupuk organik yaitu pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat (kompos). Pelaksanaan PKM selanjutnya adalah praktek penggunaan alat dan mesin PKM yang terdiri dari mesin pencacah (chopper), alat fermentasi decomposer dan mesin pengering tipe rotary drying.

Ketua PKK Desa Patumbak I beserta seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap tahap kegiatan mulai dari pelatihan hingga pendampingan lapangan. Apresiasi khusus diberikan kepada Universitas Medan Area dan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan program ini.

Ketua Tim PKM UMA, Ir. Healthy Aldriany Prasetyo, STP., MT, beliau masih mengharapkan lagi kemitraan yang berkelanjutan antara UMA dan Kelompok PKK di desa tersebut.

Akhir dari kegiatan, Tim PKM UMA menyerahkan peralatan dan mesin yang digunakan dalam pelatihan untuk selanjutnya dapat digunakan oleh kelompok ibu-ibu PKK Desa Patumbak I.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement