Breaking News
Memuat breaking news...

Tim PKM UNDHAR Edukasi Warga Binaan Lapas Pancur Batu Keterampilan Budidaya Maggot BSF

Redaksi
Redaksi
Kamis, 17 September 2026 - 9.12 AM WIB
Tim PKM UNDHAR Edukasi Warga Binaan Lapas Pancur Batu Keterampilan Budidaya Maggot BSF
Tim pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa Medan saat melakukan kegiatan pengabdian di LAPAS Pancurbatu. Waspada.id
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) perkenalkan cara pengolahan sampah organik menjadi pakan bernilai ekonomi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Pancur Batu melalui pelatihan budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF).

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pelatihan Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Alternatif Budidaya Perikanan” tersebut digelar di LAPAS Kelas IIA Pancur Batu, Selasa (15/9/2026).

Puluhan warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias. Tidak sekadar mendapatkan teori, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung tahapan budidaya maggot, mulai dari menyiapkan media hingga melakukan simulasi pemanenan.

Kegiatan ini dilaksanakan Tim Pengabdi Fakultas Perikanan UNDHAR yang diketuai Dr. Uswatul Hasan, S.Pi., M.Si., bersama anggota Budi Antoro, M.Si. dan Dr. Emmy Syafitri, S.Pi., M.Si., serta melibatkan mahasiswa Fakultas Perikanan UNDHAR.

Kehadiran tim akademisi UNDHAR mendapat sambutan dari jajaran LAPAS Pancur Batu. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan kedua instansi, tim pengabdi, narasumber, petugas pemasyarakatan, serta para warga binaan.

Dekan Fakultas Perikanan UNDHAR, Dr. Bambang Hendra Siswoyo, S.Pi., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, persoalan biaya pakan menjadi salah satu tantangan dalam usaha budidaya perikanan. Karena itu, maggot BSF diperkenalkan sebagai salah satu alternatif pakan yang memiliki kandungan protein, relatif terjangkau untuk dibudidayakan, sekaligus memiliki nilai tambah dalam pengelolaan sampah organik.

“Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya perikanan. Melalui pelatihan budidaya Maggot BSF ini, Tim Pengabdi UNDHAR hadir untuk mengenalkan solusi pakan alternatif yang tinggi protein, berbiaya terjangkau, dan ramah lingkungan karena memanfaatkan pengolahan sampah organik,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala LAPAS Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Fakultas Perikanan UNDHAR. Ia menilai pelatihan tersebut selaras dengan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Pengabdi Fakultas Perikanan UNDHAR. Pelatihan budidaya maggot ini tidak hanya memberikan wawasan baru di bidang perikanan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan hidup. (Id13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement