Breaking News
Memuat breaking news...

Tim PKM Universitas Samudra Latih Pokdakan Mandiri Jaya Terapkan Smart Fish Farming Berbasis Probiotik

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 4.27 PM WIB
Tim PKM Universitas Samudra Latih Pokdakan Mandiri Jaya Terapkan Smart Fish Farming Berbasis Probiotik
Tim PKM Universitas Samudra saat menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan budidaya ikan nila berbasis smart fish farming kepada Pokdakan Mandiri Jaya di Desa Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, belum lama ini.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

LANGSA (Waspada.id): Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) berbasis smart fish farming kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mandiri Jaya di Desa Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, belum lama ini.

Kegiatan berjudul “Inovasi Budidaya Perikanan Berbasis Smart Fish Farming untuk Meningkatkan Produksi Benih dan Pembesaran Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Meurandeh Kota Langsa” ini merupakan bagian dari kegiatan PKM Dosen Universitas Samudra tahun 2026.

Program ini diketuai Syamsul Bahri, S.P., M.P., bersama dua anggota tim yaitu Dr. Agus Putra AS dan Andika Putriningtias, S. Kel, M.Si.

Ketua Tim PKM, Syamsul Bahri kepada wartawan, Jumat (11/09/2026) menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas untuk menjawab dua persoalan utama yang selama ini dihadapi pembudidaya di Desa Meurandeh, yaitu rendahnya kualitas dan produksi benih akibat teknik pembenihan yang masih konvensional, serta rendahnya efisiensi pembesaran ikan akibat manajemen pakan dan kualitas air yang belum optimal.

"Melalui program ini, kami mendorong mitra untuk menerapkan teknik pembenihan buatan atau artificial breeding, mulai dari seleksi induk unggul, induksi hormon, hingga fertilisasi buatan, agar produksi dan kualitas benih dapat meningkat," ssbutnya.

Selain pelatihan pembenihan buatan, sambungnya, tim PKM juga memperkenalkan konsep smart fish farming berbasis probiotik kepada mitra, yang mencakup pembuatan dan aplikasi probiotik pada media air maupun pakan, pengelolaan kualitas air, serta pengaturan pemberian pakan sesuai kebutuhan nutrisi ikan pada setiap fase pertumbuhan.

Anggota Tim PKM, Dr. Agus Putra AS menambahkan bahwa penerapan probiotik dipilih sebagai solusi karena terbukti mampu menekan kadar amonia, memperbaiki kualitas air, serta meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan nila secara alami.

“Probiotik menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan bahan kimia atau antibiotik dalam budidaya. Selain menyehatkan ikan, pendekatan ini juga membantu menjaga kelestarian lingkungan kolam dalam jangka panjang,” jelas Agus.

Sementara itu, Andika Putriningtias, yang juga merupakan anggota dari PKM ini berharap program ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi mitra.

“Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang diberikan tidak berhenti pada masa pendampingan saja, tetapi terus diterapkan secara mandiri oleh masyarakat, bahkan menyebar ke kelompok pembudidaya lain di sekitar Desa Meurandeh,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kontribusi Universitas Samudra dalam mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya air tawar di Kota Langsa, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi melalui hasil riset dan pengabdian dosen yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.(Id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement