Tim PKM Universitas Samudra Perkenalkan Smart Combine Harvester Hybrid System untuk Percepat Modernisasi Pertanian di Aceh TamiangTim PKM Universitas Samudra Perkenalkan Smart Combine Harvester Hybrid System untuk Percepat Modernisasi Pertanian di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG (Waspada.id) Upaya mewujudkan pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan terus dilakukan oleh Universitas Samudra melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2026, sekaligus memperkenalkan dan menyerahkan Smart Combine Harvester Hybrid System kepada Kelompok Tani Blang Luah di Desa Tualang Baru, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Program pengabdian diketuai oleh Dr. Muhammad Amin, S.T., M.T. bersama dua dosen anggota serta melibatkan mahasiswa Universitas Samudra dalam pelaksanaan kegiatan.
Selain menjadi implementasi hasil inovasi perguruan tinggi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna.
Serah terima teknologi dilakukan secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani Blang Luah, Muhajir, yang didampingi oleh anggota kelompok tani, perangkat desa, serta seluruh tim pelaksana PKM. Momentum tersebut menjadi langkah awal pemanfaatan teknologi panen modern yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani di Desa Tualang Baru.

Dr. Muhammad Amin, S.T., M.T kepada wartawan, Minggu (02/08/2026) menyampaikan bahwa proses panen merupakan salah satu tahapan yang sangat menentukan keberhasilan usaha pertanian. Keterlambatan panen, tingginya kehilangan hasil (losses), serta meningkatnya biaya tenaga kerja menjadi tantangan yang masih dihadapi petani.
Oleh karena itu, Tim PKM menghadirkan Smart Combine Harvester Hybrid System, sebuah inovasi mesin panen multifungsi yang mengintegrasikan sistem tenaga hybrid dengan teknologi cerdas untuk menghasilkan proses panen yang lebih cepat, hemat energi, dan efisien.
"Teknologi ini dirancang untuk membantu petani melakukan proses memotong, merontokkan, membersihkan, hingga mengumpulkan gabah dalam satu sistem kerja yang terintegrasi. Dengan dukungan sistem hybrid, penggunaan energi menjadi lebih efisien sehingga biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi kinerja mesin," jelas Dr. Muhammad Amin.
Berbeda dengan metode panen konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama dan melibatkan banyak tenaga kerja, Smart Combine Harvester Hybrid System mampu mempercepat proses panen secara signifikan. Teknologi ini juga membantu mengurangi kehilangan hasil panen akibat gabah tercecer, meningkatkan kualitas gabah yang dipanen, serta memberikan efisiensi waktu sehingga petani dapat segera mempersiapkan musim tanam berikutnya.
Sebagai bagian dari kegiatan PKM, tim pelaksana tidak hanya menyerahkan alat, tetapi juga memberikan pelatihan intensif mengenai pengoperasian, perawatan, dan pemeliharaan mesin. Mahasiswa Universitas Samudra turut mendampingi petani dalam praktik penggunaan teknologi di lahan sawah, mulai dari pengenalan fitur-fitur mesin hingga simulasi proses panen yang efektif dan aman.
Ketua Kelompok Tani Blang Luah, Muhajir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan teknologi yang diberikan oleh Universitas Samudra. Menurutnya, kehadiran Smart Combine Harvester Hybrid System menjadi solusi nyata terhadap berbagai kendala yang selama ini dihadapi petani, khususnya keterbatasan tenaga kerja saat musim panen dan tingginya biaya operasional.
"Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Samudra yang telah mempercayakan kelompok kami sebagai mitra dalam program ini. Teknologi yang diberikan akan sangat membantu mempercepat proses panen, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan hasil yang diperoleh petani. Kami berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya," ungkap Muhajir.
Pada kesempatan tersebut, Tim PKM juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) yang telah mendukung pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2026.
"Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam pengembangan inovasi, pelaksanaan kegiatan, hingga pendampingan masyarakat dalam mengadopsi teknologi pertanian modern," ujarnya.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Universitas Samudra, Pemerintah Desa Tualang Baru, serta seluruh anggota Kelompok Tani Blang Luah yang telah berkolaborasi dengan baik selama pelaksanaan program. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui implementasi Smart Combine Harvester Hybrid System, Universitas Samudra kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Teknologi ini tidak hanya menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi panen dan produktivitas pertanian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi pertanian berbasis energi terbarukan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Aceh Tamiang," imbuhnya. (Id74)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda