Breaking News
Memuat breaking news...

Tim SAR Gabungan Kerahkan 3 Perahu Cari Remaja Putri Tenggelam Di Pantai Labu

Redaksi
Redaksi
Minggu, 18 Oktober 2026 - 2.45 PM WIB
Tim SAR Gabungan Kerahkan 3 Perahu Cari Remaja Putri Tenggelam Di Pantai Labu
tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai Sungai Ular, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (18/10/2026) Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELI SERDANG ( Waspada.id): Deli Serdang - Seorang gadis berusia 17 tahun dilaporkan tenggelam setelah terseret arus deras Sungai Ular, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (18/10/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Yessi, warga setempat. Hingga Sabtu sore, korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kejadian bermula saat korban selesai mandi hujan.

Saat itu, beberapa anak kecil dilaporkan tergelincir di tepi Sungai Ular. Melihat hal tersebut, Yessi berupaya memberikan pertolongan. Namun naas, arus sungai yang sedang deras justru menyeret tubuh korban.

Informasi tersebut dibenarkan oleh saksi mata dan pihak Polsek Pantai Labu yang turun langsung ke lokasi.

Mendapat laporan dari warga, tim SAR gabungan langsung diterjunkan. Operasi pencarian melibatkan Polsek Pantai Labu, Kantor Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, BPBD Serdang Bedagai, dan masyarakat setempat.

Petugas Basarnas di lapangan, Suhaimi, mengatakan laporan resmi baru diterima pihaknya sekitar pukul 11.00 WIB, meski korban sudah hilang sejak pagi.

"Korban atas nama Yessi, perempuan usia 17 tahun. Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak bersama tim gabungan," ujar Suhaimi di lokasi pencarian. Minggu (18/10/2026).

Pada pencarian hari pertama, tim gabungan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan rincian dua perahu karet milik BPBD dan Basarnas, serta satu kapal warga.

"Metode hari ini kita fokus penyisiran dengan perahu. Kita sisir dari titik awal korban tenggelam menyusuri aliran Sungai Ular. Untuk hari ini, hasil pencarian masih nihil," jelas Suhaimi.

Pencarian juga melibatkan keluarga korban yang ikut naik perahu bersama personel.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Ular. Tim akan melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran jika korban belum juga ditemukan. (fs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement