Breaking News
Memuat breaking news...

Tim SAR Temukan 1 Korban Meninggal Dunia di Bawah Reruntuhan Grand Polonia

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 9.44 AM WIB
Tim SAR Temukan 1 Korban Meninggal Dunia di Bawah Reruntuhan Grand Polonia
Tim SAR sedang mengevakuasi temuannya satu jenazah korban ledakan tabung gas di Grand Polonia Selasa dinihari tadi.tangkapan layar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Setelah berjuang keras mencari korban ledakan dahsyat, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan 1 korban meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan rumah mewah bernomor 3B di Perumahan Grand Polonia Kecamatan Medan Polonia, Selasa (21/7) sekira pukul 02:20.

Jasad wanita yang belum diketahui identitasnya itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan.

Tim SAR gabungan tersebut melibatkan sedikitnya 15 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama unsur Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, TNI AU, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Saka SAR, serta pemerintah setempat. Dalam operasi ini tim didukung berbagai peralatan, antara lain Rescue Truck, Rescue Car Double Cabin, drone thermal, crane, peralatan mountaineering, peralatan ekstrikasi, alat penerangan, peralatan medis, dan perlengkapan komunikasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M.Si. Selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa seluruh personel akan terus berupaya maksimal untuk menemukan kedua korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan.

"Tim SAR Gabungan menemukan seorang korban dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara. Untuk identitas korban masih dalam proses pendataan dan verifikasi," kata Hery seraya menyebutkan Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencaharian 3 orang lagi yang diduga terjebak di bawah reruntuhan.

Sebelumnya, Senin petang Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menyebutkan, hasil investigasi awal, diduga terjadi kebocoran pada pipa gas tanam (pipa gas bawah tanah) sehingga menimbulkan ledakan.

"Dari investigasi awal dan alat pendeteksi, dugaan sementara ada kebocoran gas di pipa gas tanam (pipa gas bawah tanah) sehingga terjadi ledakan yang mengakibatkan 1 rumah hancur dan 7 rumah lainnya terdampak," ujar Kombes Calvijn di lokasi kejadian.

Calvijn menambahkan, masih ada empat orang yang diduga terjebak di bawah reruntuhan dan saat ini masih dalam upaya evakuasi oleh tim gabungan.

"Diduga empat orang yang terjebak merupakan pemilik rumah dan tiga lainnya merupakan asisten rumah tangga (ART)," terang Kapolrestabes Medan yang turun langsung melakukan upaya evakuasi.(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement