Breaking News
Memuat breaking news...

Timur Tumanggor: Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 11.04 AM WIB
Timur Tumanggor: Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata
Sekda Provsu Timur TUumanggor saat membuka PKA dan PKP Tahun 2026 di Aula Beringin, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko, Medan, Senin (28/9). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekdaprov Sumut) Timur Tumanggor menegaskan proyek perubahan yang disusun peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) harus diterapkan di unit kerja, bukan sekadar memenuhi persyaratan pelatihan.

Proyek tersebut harus mampu meningkatkan kinerja organisasi, mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Timur saat membuka PKA dan PKP Tahun 2026 di Aula Beringin, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko, Medan, Senin (28/9).

Menurut Timur, pelatihan kepemimpinan menjadi sarana meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, membangun kolaborasi, dan beradaptasi dengan perubahan.

Ia menekankan tiga hal penting yang harus dimiliki peserta, yakni integritas, orientasi pada hasil, serta kemampuan berinovasi dan berkolaborasi.

“Proyek perubahan bukan merupakan seremoni di diklat, tetapi benar-benar digunakan dan diterapkan di organisasi setelah selesai mengikuti Diklat PKA maupun PKP,” tegasnya.

Timur berharap para peserta mampu membawa perubahan di lingkungan kerja masing-masing, termasuk menyederhanakan proses birokrasi, memanfaatkan teknologi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala BPSDM Sumut Agustinus Panjaitan mengatakan PKA dan PKP merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi manajerial pejabat administrator dan pengawas, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi.

Pelatihan tersebut diikuti 288 peserta, terdiri dari 154 peserta PKA dan 134 peserta PKP. Mereka berasal dari Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota se-Sumut, serta instansi vertikal. Pelatihan dijadwalkan berakhir pada 18 Desember 2026.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan Jafar Syahbuddin Ritonga, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumut Muhammad Suib, serta sejumlah kepala BKPSDM kabupaten/kota. (Humas Diskominfo)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement