Tingkatkan Kompetensi Guru, FTIK UIN Syahada dan BDK Medan Gelar Diklat LaboratoriumTingkatkan Kompetensi Guru, FTIK UIN Syahada dan BDK Medan Gelar Diklat Laboratorium

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Syahada) Padangsidimpuan bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan sukses gelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laboratorium Pendidikan Agama Islam (Lab.PAI) angkatan III tahun 2026.
Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Hamka, M.Hum, Senin (20/7/2026) mengtakan Diklat Laboratorium Batch 3 yang berlangsung selama 11 hari (6 sampai 16 Juli 2026) itu diikuti 40 orang guru PAI dari berbagai lembaga pendidikan diwilayah Tabagsel
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik tersebut, ucapnya ditutup Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, STP, MT secara luring, Jumat (17/7/2026).

Peserta Pelatihan Diklat Laboratorium PAI foto bersama di UIN Syahada Padangsidimpuan. Waspada.id/Ist
Penutupan Diklat Laboratorium PAI Batch 3 Tahun 2026 yang diwarnai dengan penyerahan sertifikat kepada peserta Diklat, dihadiri Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, Kepala BDK Medan, Dr. H. Suhesti Wira Dharma MA, Koordinator Widyaiswara BDK Medan Drs. H. Mahmud Syarif Nasution, M.AP.
Ketua Tim Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keragaman BDK Medan Dr.Usman Harahap, MA, Wakil Dekan FTIK UIN Syahada, Kabag TU FTIK UIN Syahada Nasrul Halim Hasibuan, M.A.P, Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Tapsel Irham Saleh Siregar, M.A dan seluruh peserta Diklat.
Peningkatkan kompetensi guru PAI, ujar Dr. Hamka, M.Hum sangat penting sebab bukan hanya sebatas penguatan kompetensi, tapi termasuk bisa dikonversi ke dalam tugas-tugas pengabdian untuk memenuhi jam mengajar yang dibebankan kepada setiap guru sesuai ketentuan yang ada.
"Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mencetak tenaga pendidik Pendidikan Agama Islam yang profesional, inovatif, dan berdaya saing tinggi," ujar Dr. Hamka.
Komitmen Bukan Sebatas Pernyataan
Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, STP, MT dengan tegas mengatakan komitmen seorang tenaga pendidk bukan hanya sebatas menyampaikan ilmu atau pelajaran.
"Komitmen guru PAI harus bermuara pada tiga hal. 1.Komitmen terhadap Allah SWT, 2 Komitmen terhadap profesi dan 3.Komitmen terhadap," ucap Prof. Muhammad Ali Ramdhani dalam sambutannya saat akan menutup Diklat Laboratorium Batch di UIN Syahada Padangsidimpuan.
Prof. Muhammad Ali Ramdhani yang berbicara melalui aplikasi zoom meeting menekankan betapa pentingnya komitmen guru PAI sebagai pencerah kehidupan bagi peserta didik."Jadikan pelatihan ini sebagai tangga menuju profesionalisme," pesannya
Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof.Dr.H.Sumper Mulia Harahap mengatakan kemapuan seseorang secara akademik yang mampu melahirkan konsep dan gagasan tidak akan berdampak jika tidak di implentasikan untuk kepentingan msyrakat, bangsa dan negara.

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, STP, MT (kiri atas) saat menutup Diklat Laboratorium PAI. Waspada.id/Ist
"Sehebat apapun konsep yang kita miliki, gagasan yang kita miliki, tapi kalau tidak bisa dibumikan, maka konsep yang ada dalam pikiran kita itu, tidak akan tertranfer dengan baik," jelas Prof Sumper Mulia.
Menurutnya, fungsi laboratorium PAI merupakan sarana berinteraksi antara tenaga pendidik dengan peserta didik dalam mengajarkan ilmu pengetahuan. Namun harus dibarengi dengan kemampuan kemampuan tenaga pendidiknya.
Dalam mengajarkan metode, ungkapnya seorang guru harus mampu dan cerdas dalam menyampaikannya agar mudah dipahami."Keberkahan ilmu itu, bagaiman mengimplementasikan ilmu yang diperoleh," tuturnya.
Ketua Tim Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keragaman BDK Medan Dr.Usman Harahap mengatakan bahwa penguasaan laboratorium pendidikan menjadi salah satu kompetensi penting bagi guru maupun calon guru PAI. (id46)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda