Breaking News
Memuat breaking news...

Tinjau Pasien Kurang Mampu, Dahnil Ginting Apresiasi Kebersihan dan Pelayanan RSUD Amri Tambunan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Agustus 2026 - 3.00 PM WIB
Tinjau Pasien Kurang Mampu, Dahnil Ginting Apresiasi Kebersihan dan Pelayanan RSUD Amri Tambunan
M. Dahnil Ginting didampingi dr. Erinda Yani saat meninjau langsung pasien suami istri yang sedang dirawat di RSUD. Drs. H. Amri Tambunan di Lubukpakam, Kamis (13/8/26) (Waspada.id/syahril)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LUBUK PAKAM (Waspada.id): Anggota DPRD Deliserdang M. Dahnil Ginting, mengapresiasi kebersihan, ketertiban, serta pelayanan RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Apresiasi itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung kondisi rumah sakit tersebut, sekaligus memastikan penanganan terhadap pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu, Kamis (13/8/26).

Dahnil mengatakan, kunjungan tersebut berawal dari informasi yang diterimanya dari Eko, perangkat Desa Sempali, Kecamatan Percut Seituan terkait kondisi pasangan pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

“Dua hari yang lalu, Eko, telepon saya. Dia bilang ada warga kurang mampu yang sakit. Lantas kitata coba rumah sakit Amri Tambunan. Sekaligus kita juga mau lihat bersih tidaknya rumah sakit," kata Dahnil saat berada di RSUD Drs. H. Amri Tambunan.

Ia mengaku sengaja datang langsung untuk melihat kondisi rumah sakit, sekaligus memastikan pelayanan terhadap pasien berjalan dengan baik. Dari hasil peninjauannya, Dahnil menilai kondisi rumah sakit cukup bersih dan pelayanan tenaga kesehatan ramah.

“Saya lihat rumah sakitnya bersih. Ibu-ibu semua cakep dan ramah. Jadi hari ini saya merasa puas sebagai anggota DPRD dari Partai Gerindra,” paparnya anggota dewan dari dapil 6 ini.

Dahnil juga menyoroti aturan pembatasan jumlah pengunjung pasien. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan bentuk ketidakramahan rumah sakit, melainkan bagian dari upaya menjaga kenyamanan pasien selama menjalani perawatan, sehingga pasien dapat beristirahat dengan baik.

“Kalau satu pasien dijaga lima sampai sepuluh orang, pasien tidak bisa istirahat. Rumah sakit juga harus menjaga ketertiban, kebersihan dan kebisingan. Ini bukan berarti rumah sakit marah kepada keluarga pasien,” tegasnya.

Dahnil berharap, Pemerintah Kabupaten Deliserdang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia juga menyatakan siap mendukung program pemerintah daerah selama memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kalau ada kekurangan, kita sama-sama dukung untuk diperbaiki. Kalau mau sempurna itu milik Allah SWT. Tidak ada manusia yang sempurna,” paparnya.

Selain pelayanan rumah sakit, Dahnil turut menyoroti akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Menurutnya, luas wilayah Deliserdang dengan 22 kecamatan dan belasan kelurahan, menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan yang merata.

Karena itu, ia berharap ke depannya akses kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani menjelaskan, pasien yang menjadi perhatian Dahnil merupakan pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu.

Keduanya masuk ke rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Suaminya mengalami patah tulang di tulang paha, sedangkan istrinya mengalami kelemahan pada anggota gerak tubuh. Besok paginya langsung dilakukan tindakan operasi untuk suaminya,” jelas Erlinda.

Pasien tersebut kurang mampu tersebut Rianto Agus Salim ,47, warga Jalan Irian Barat, Pasar 7 Sampali, Kecamatan Percut Seituan, dan istrinya, Rini Andria Ningsi 37 juga mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Erlinda menegaskan, masyarakat Deliserdang yang tidak mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, Pemkab Deliserdang telah menyiapkan program bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Pasangan tersebut mendapatkan pelayanan melalui program Paspula yang diperuntukkan bagi warga Deliserdang yang kuat kurang mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan. Data pasien selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan kepesertaan BPJS .

“Untuk orang tidak mampu di Kabupaten Deliserdang, ada program dari Bapak Bupati namanya Paspula. Warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke program tersebut,” tutur dr. Erlinda.

Selain Paspula, tambahnya, rumah sakit juga menerapkan program Pas Jempol. Melalui program tersebut, identitas dan data pasien terintegrasi sehingga masyarakat cukup melakukan pemindaian sidik jari ketika mengakses pelayanan kesehatan.

“Semua sudah direkam jempolnya. Jadi pasien yang berobat ke rumah sakit maupun puskesmas cukup membawa jempolnya. Dipindai, kemudian muncul data-data pasien,” ungkap Erlinda.

Karena itu, Erlinda mengajak masyarakat Deliserdang agar tidak ragu mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Ia memastikan fasilitas dan layanan medis di rumah sakit tersebut terus dikembangkan.

“Untuk masyarakat Deliserdang, mari sama-sama mendukung Bapak Bupati untuk Deliserdang sehat. Kami dari rumah sakit umum menyediakan fasilitas pelayanan yang sudah lengkap,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sejumlah layanan telah tersedia, mulai dari pelayanan penyakit dalam, bedah, mata hingga pelayanan lainnya. Bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan, tersedia sejumlah skema bantuan dari pemerintah.

Rianto dan Rini pun menyampaikan terima kasih kepada M. Dahnil Ginting yang telah membantu mereka mendapatkan penanganan, serta kepada jajaran RSUD Drs. H. Amri Tambunan atas pelayanan yang dinilai ramah dan baik.

Pasangan suami- istri itu juga mengapresiasi Pemkab Deliserdang atas bantuan melalui program Paspula, sehingga biaya perawatan selama menjalani pengobatan dapat ditanggung.

Apresiasi tersebut menjadi gambaran bahwa sinergi antara pemerintah daerah, legislatif dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses pengobatan secara layak dan manusiawi.

Turut hadir Wakil Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Prana Jaya, S.Kep, Ners.(id.28/syahril)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement