Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati Nagan Raya Pastikan Segera BeroperasiTinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati Nagan Raya Pastikan Segera Beroperasi

NAGAN RAYA (Waspada.id): Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan proses belajar mengajar yang akan dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sabtu (25/7).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang TRK didampingi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan dan Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir.
Bupati TRK mengatakan, pihaknya berkomitmen mengawal seluruh tahapan persiapan agar pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat dapat berlangsung optimal sejak hari pertama.
"Kita berharap seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian pembangunan hingga pelaksanaan proses belajar mengajar, dapat berjalan dengan lancar. Kehadiran Sekolah Rakyat ini harus benar-benar mampu menjawab kesenjangan akses terhadap pendidikan yang bermutu," ujar TRK.
"Sekolah rakyat ini bagi masyarakat miskin, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya
TRK rasa syukur atas perkembangan pembangunan yang dinilainya sangat menggembirakan. Ia memperkirakan seluruh pekerjaan akan rampung 100 persen pada Agustus 2026.
Ia mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas hadirnya Program Sekolah Rakyat yang dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat.

"Saya sudah cek langsung tadi, dan saya lihat fasilitasnya sudah seperti sekolah di negara maju. Atas nama masyarakat Kabupaten Nagan Raya, saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas hadirnya program strategis ini," ucap TRK.
Sementara, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir, menjelaskan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat hingga saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan terus dikebut agar seluruh fasilitas siap digunakan sesuai jadwal.
Ia menambahkan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) direncanakan dimulai pada akhir Juli 2026 dan akan berlangsung selama dua minggu.
"Setelah pelaksanaan MPLS, peserta didik akan mengikuti program matrikulasi selama tiga bulan sebagai bagian dari proses adaptasi sekaligus penguatan kompetensi dasar sebelum memasuki pembelajaran reguler,” tambah Munir.
Ali Munir menyebutkan, pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya akan menerima 270 peserta didik.
"Terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)," sebutnya.
"Rata-rata berasal dari keluarga miskin ekstrem yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan program, sehingga bantuan pendidikan yang diberikan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan," pungkasnya.l (id83)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda