Breaking News
Memuat breaking news...

Tirtanadi Perluas Akses Air Bersih, Warga Dapat Kemudahan Sambungan Baru

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Agustus 2026 - 11.27 AM WIB
Tirtanadi Perluas Akses Air Bersih, Warga Dapat Kemudahan Sambungan Baru
Sosialisasi kegiatan yang digelar di Aula Lantai IV Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No. 1 Medan, Rabu (12/8/2026). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang sehat, aman dan layak melalui sejumlah program kemudahan pelayanan, termasuk pemasangan jaringan distribusi dan skema cicilan sambungan baru.

Program tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang digelar di Aula Lantai IV Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No. 1 Medan, Rabu (12/8/2026).

Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bidang penyediaan air minum bagi masyarakat.

“Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mengakses air bersih yang sehat. Infrastruktur yang dibangun juga menjadi aset bersama yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Ardian.

Dalam sosialisasi tersebut diperkenalkan sejumlah program, di antaranya pembangunan jaringan pipa distribusi yang dibiayai Perumda Tirtanadi dengan ketentuan minimal lima calon pelanggan dan panjang jaringan hingga 50 meter.

Selain itu, tersedia program penghapusan denda tunggakan bagi pelanggan lama yang sambungannya telah diputus, sekaligus skema cicilan biaya pasang kembali. Perumda Tirtanadi juga menyediakan program cicilan biaya pemasangan sambungan baru bagi masyarakat.

Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi, Arief S. Trinugroho, mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang telah dikeluarkan manajemen.

Menurut Arief, Dewan Pengawas juga terbuka terhadap diskusi dan masukan masyarakat terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan Perumda Tirtanadi.

“Sejak dipimpin Direktur Utama Ardian Surbakti, telah banyak langkah dan program yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pemasaran Perumda Tirtanadi, Ikrimah Hamidy, melalui Kepala Divisi Pemasaran Sahrim Siregar, menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru.

Prosesnya meliputi pendaftaran, pendataan, survei, pembayaran hingga pemasangan sambungan. Untuk program pemasangan jaringan distribusi, minimal terdapat lima calon pelanggan dengan panjang jaringan pipa maksimal 50 meter.

Biaya pemasangan sambungan baru ditetapkan sebesar Rp2.050.000 per pelanggan. Namun, masyarakat diberikan kemudahan melalui skema cicilan dengan pembayaran awal sebesar 30 persen dari total biaya.

“Pelanggan baru juga diberikan kemudahan melalui skema cicilan. Pembayaran awal ditetapkan sebesar 30 persen dari biaya yang harus dibayarkan,” jelas Sahrim.

Kemudahan serupa diberikan kepada pelanggan lama yang sambungannya telah diputus akibat tunggakan. Jika pelanggan kembali mengajukan penyambungan, Perumda Tirtanadi menyediakan program penghapusan denda tunggakan serta cicilan biaya pasang kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Pengawas, yakni Yudha Johansyah dan Arief S. Trinugroho, Direktur Utama Ardian Surbakti, Direktur Bisnis dan Pemasaran Ikrimah Hamidy serta pihak terkait lainnya.

Melalui berbagai program tersebut, Perumda Tirtanadi menargetkan cakupan pelayanan air minum semakin luas. Perusahaan juga berkomitmen melanjutkan pembenahan dan pengembangan infrastruktur jaringan guna mendukung pelayanan air bersih yang lebih mudah, aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Utara.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement