TK Islam Sahara Tampil Memukau di Pentas Seni IGTKI-PGRI Medan


MEDAN (Waspada.id): TK Islam Sahara tampil memukau dalam Pentas Seni Taman Kanak-Kanak Tahun Pembelajaran 2026–2027 yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Medan di Hairos, Jl. Jamin Ginting, Medan, Sabtu (24/10) pagi.
Dengan mengusung tema "Aku Kreatif, Aku Berani, Aku Anak Indonesia Hebat”, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas, bakat, serta keberanian tampil di hadapan publik sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak TK Islam Sahara menampilkan tari Dihutur Sanggul dengan penuh semangat dan percaya diri. Penampilan mereka mendapat perhatian dari para pengunjung yang menyaksikan pentas seni tersebut.
Para pengunjung yang melihat tarian Dihutur Sanggul langsung memberikan tepuk tangan yang meriah, bahkan mereka dengan antusias mengabadikan foto dan video tarian khas Batak Toba itu.
Kepala yayasan TK Islam Sahara Ibni Parhasni didampingi kepala sekolah TK Islam Sahara, Nuzuliyah Ramadhani, S.Pd., mengatakan, persiapan tari tersebut dilakukan selama tiga minggu. Latihan tidak hanya bertujuan mematangkan penampilan, tetapi juga melatih kepercayaan diri dan kemandirian anak-anak.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian anak. Mereka belajar berani tampil, mengikuti arahan, serta bekerja sama dengan teman-temannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, TK Islam Sahara secara rutin mempersiapkan penampilan seni bagi anak didiknya setiap tahun. Setidaknya, dua tarian dipersiapkan untuk ditampilkan sebagai bagian dari pengembangan kreativitas dan potensi anak.Selain tari Dihutur Sanggul, anak-anak juga membawakan tarian Ampar-Ampar Pisang.
Menurut Nuzuliyah, kegiatan pentas seni merupakan bagian penting dari proses pendidikan anak usia dini. Selain mengenalkan seni dan budaya, kegiatan tersebut membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, keberanian, serta potensi diri.
Keikutsertaan TK Islam Sahara dalam pentas seni IGTKI-PGRI Kota Medan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk terus berkarya, berani mencoba hal baru, dan mengembangkan bakat mereka.
Suksesnya acara pentas seni TK Islam Sahara ini juga berkat guru Syafrina, S.Pd., Sri Hermayani, Syuffi Adawiyah, dan Nur Rabiul Haq yang tanpa hentinya terus melatih anak didiknya dengan penuh semangat.
Melalui dukungan yayasan dan para guru, TK Islam Sahara terus berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, percaya diri, dan berani menunjukkan kemampuan mereka. (id88)
Berita Terkait
































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda