TMMD 130 Agara Tak Hanya Bangun Jembatan, Tapi Juga Tanam Harapan dan Kebersamaan di Lawe Bulan


KUTACANE (Waspada.id): Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0108/Aceh Tenggara terus bergerak. Tidak hanya membangun infrastruktur, Satgas TMMD juga menanam harapan hijau dan merajut kebersamaan dengan warga di Kecamatan Lawe Bulan.
Di lahan warga Desa Lawe Sagu Hulu, personel Satgas bersama masyarakat menyiapkan 500 bibit pohon keras. Mulai dari pembersihan lahan, penggalian lubang tanam, hingga penyiapan bibit durian, mangga, rambutan, dan nangka.
"Penghijauan ini untuk kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat menjaga alam," ujar personel Satgas di lokasi.

Harapan itu juga dibangun di atas sungai. Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Lawe Sagu Hulu terus dikebut. Jembatan ini menjadi urat nadi baru bagi warga.
Koordinator lapangan, Peltu Alot Pranoto, menyampaikan pembangunan diproyeksikan memperlancar mobilitas dan distribusi hasil pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga Lawe Bulan.
"Kami kebut bersama TNI dan pemerintah daerah agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat," katanya, Selasa (03/11/2026).
Di sisi lain, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu juga menunjukkan progres. Rumah milik warga setempat kini memasuki tahap pemasangan rangka dinding kayu.
Pemilik rumah, Amiruddin, tak kuasa menyembunyikan haru.

"Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membantu tenaga dan pikiran. Semoga pembangunan berjalan lancar," ucapnya.
Kebersamaan itu tidak hanya terlihat dari bangunan. Di sela pekerjaan fisik, Sertu Muslim bersama personel Satgas melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dua arah dengan warga. Mereka berdialog tentang bahaya narkoba, pertanian, dan kehidupan sehari-hari.
Mumin (39), warga setempat, menyambut antusias.
"Dialog seperti ini membuat kami lebih dekat dengan TNI. Bisa tukar pikiran langsung," ujarnya.
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., menegaskan, "Bangun komunikasi, jaga kebersamaan, dan hadirkan manfaat nyata bagi rakyat."

Paling menyentuh terjadi saat makan siang. Dengan peralatan seadanya, personel Satgas dan warga duduk bersama di lokasi sasaran fisik, menyantap hidangan sambil bersenda gurau. Tak tampak lelah di wajah mereka.
"Makan siang bersama ini bukan sekadar makan. Ini wujud kekompakan TNI dan rakyat. Sederhana tapi bermakna," ujar Peltu Alot Pranoto.
Melalui TMMD, pembangunan di Bumi Sepakat Segenep tak hanya meninggalkan jalan dan jembatan, tetapi juga meninggalkan jejak kebersamaan.(id80)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda