Breaking News
Memuat breaking news...

Toba Kembangkan Bawang Putih di Lahan 36 Hektare, Bantuan dari Kementerian Pertanian

Redaksi
Redaksi
Rabu, 21 Oktober 2026 - 10.31 PM WIB
Toba Kembangkan Bawang Putih di Lahan 36 Hektare, Bantuan dari Kementerian Pertanian
Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede (kanan), bersama Kabid Perkebunan Priska Baringbing menjelaskan pengembangan budi daya bawang putih, Rabu (21/10). Waspada.id/Ramsiana Gultom
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TOBA (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pertanian mengembangkan budi daya bawang putih di lahan seluas 36 hektare dengan melibatkan 31 kelompok tani. Seluruh bantuan sarana produksi dalam program tersebut bersumber dari Kementerian Pertanian untuk mendukung pengembangan bawang putih di Kabupaten Toba.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan bantuan tersebut mencakup kebutuhan budi daya, mulai dari pengolahan lahan, benih, mulsa, hingga pupuk.

“Mulai dari pengolahan lahan, pemberian benih, mulsa, dan pupuk, semuanya disediakan pemerintah. Bantuan ini 100 persen dari pemerintah,” ujar Lena, didampingi Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Priska Baringbing.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kepada kelompok tani dilakukan berdasarkan luasan lahan yang disiapkan untuk budi daya, bukan melalui pemerataan dengan jumlah bantuan yang sama.

Varietas bawang putih yang dikembangkan terdiri atas Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau. Melalui program ini, Pemkab Toba berharap petani tidak hanya mampu membudidayakan bawang putih, tetapi juga mengembangkan penangkaran benih secara mandiri.

Menurut Lena, pendampingan teknis dari Kementerian Pertanian bersama penyuluh juga diharapkan membantu petani dalam proses penanaman, pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen.

Pengembangan tersebut akan memperhatikan kesesuaian lahan dan ketinggian wilayah, mengingat tidak semua kecamatan di Kabupaten Toba memiliki kondisi yang sama untuk budi daya bawang putih.

Dari sisi produksi, varietas Lumbu Kuning diperkirakan menghasilkan 7–10 ton per hektare, sedangkan Lumbu Hijau sekitar 8–10 ton per hektare. Untuk tahap awal ini, Dinas Pertanian Toba berharap produksi dapat mencapai rata-rata 7–8 ton per hektare.

Lena berharap 31 kelompok tani penerima bantuan dapat menjadi perintis pengembangan bawang putih di Kabupaten Toba. Selain memenuhi kebutuhan produksi, hasil panen diharapkan dapat diserap pasar, sementara sebagian hasilnya berpotensi dikembangkan sebagai benih untuk penanaman berikutnya.

Program pengembangan bawang putih di lahan seluas 36 hektare tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju perluasan areal tanam hingga 200 hektare pada 2027. (id52)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement