Breaking News
Memuat breaking news...

TP PKK Abdya Terapkan Strategi Jemput Bola Perkuat Kapasitas Pengurus

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 10.14 AM WIB
TP PKK Abdya Terapkan Strategi Jemput Bola Perkuat Kapasitas Pengurus
Sekretaris TP PKK Kabupaten Abdya Cut Irmanida, memberikan arahan saat pembinaan dan peningkatan kapasitas TP PKK Desa se-Kecamatan Blangpidie, di Aula Kantor Camat Blangpidie, Rabu (29/7) lalu. Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengubah strategi pembinaan terhadap TP PKK desa, dengan menerapkan pola jemput bola.

Jika sebelumnya para pengurus desa dipusatkan mengikuti pembinaan di tingkat kabupaten, kini tim kabupaten turun langsung ke setiap kecamatan, guna memperkuat kapasitas kelembagaan, sekaligus memastikan program PKK berjalan lebih efektif hingga ke tingkat gampong.

Langkah tersebut diambil sebagai respons, atas masih belum meratanya tingkat keaktifan TP PKK desa di Abdya. Melalui pendekatan baru ini, TP PKK Kabupaten berharap, seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, serta mampu meningkatkan peran keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat.

Program pembinaan itu berlangsung di Aula Kantor Camat Blangpidie, Rabu (29/7) lalu dan diikuti seluruh TP PKK dari 20 desa di Kecamatan Blangpidie. Masing-masing desa mengirimkan ketua, sekretaris, serta Ketua Kelompok Kerja (Pokja) I, II, III, dan IV.

Ketua TP PKK Kecamatan Blangpidie, Anita Surya Al-Yahya mengatakan, pembinaan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas kinerja pengurus PKK di tingkat desa.

Menurutnya, hingga saat ini tingkat keaktifan TP PKK desa masih bervariasi. Ada desa yang mampu menjalankan berbagai program secara optimal, namun masih terdapat pula pengurus yang memerlukan pendampingan agar organisasi dapat berjalan sesuai tugas dan fungsinya.

"Masih ada TP PKK desa yang belum aktif, namun banyak juga yang sudah menunjukkan kinerja sangat baik. Melalui pembinaan ini, kami berharap seluruh pengurus, termasuk Pokja I hingga Pokja IV, semakin memahami tugas masing-masing dan mampu mengimplementasikan program PKK secara maksimal di desa," ujar Anita.

Sementara Sekretaris TP PKK Kabupaten Abdya, Cut Irmanida menegaskan, perubahan metode pembinaan merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pendampingan, kepada seluruh TP PKK desa.

Menurutnya, pengalaman pembinaan sebelumnya menunjukkan bahwa, pelaksanaan di tingkat kabupaten belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh kebutuhan pengurus desa. Karena itu, tahun ini TP PKK Kabupaten memilih turun langsung ke kecamatan, agar proses pembelajaran berlangsung lebih dekat, interaktif, dan mudah dipahami peserta.

"Tahun lalu para pengurus kami undang ke kabupaten. Tahun ini kami yang turun ke kecamatan. Strategi jemput bola ini kami lakukan agar pembinaan lebih efektif, materi lebih mudah diterima, sekaligus memberikan ruang diskusi yang lebih luas bagi pengurus desa," kata Cut Irmanida.

Ia menjelaskan, kegiatan di Kecamatan Blangpidie, merupakan titik kedelapan dari rangkaian pembinaan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan di Abdya. Program tersebut dijadwalkan berakhir di Kecamatan Manggeng pada Kamis (30/7).

Selama kegiatan berlangsung, peserta dibagi berdasarkan bidang tugas masing-masing. Ketua dan sekretaris memperoleh pembinaan mengenai administrasi organisasi dan tata kelola kelembagaan, dari Bidang Sekretariat TP PKK Kabupaten. Sementara Ketua Pokja I hingga Pokja IV, mendapatkan pendampingan teknis langsung dari ketua pokja, sesuai bidang kerja masing-masing.

Melalui pola pembinaan yang lebih dekat dengan desa, TP PKK Kabupaten Abdya optimistis kualitas organisasi PKK akan semakin meningkat, sehingga mampu menjadi mitra strategis pemerintah, dalam mendukung pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan desa yang berkelanjutan. "Kami berharap setelah pembinaan ini seluruh TP PKK desa semakin aktif, solid, dan mampu menggerakkan berbagai program pemberdayaan keluarga secara nyata di gampong masing-masing," tutup Cut Irmanida.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement