TP PKK Deliserdang Sambutannya Baik GOW Gelar Seminar Parenting Bersama Pengemudi Ojol


LUBUKPAKAM (Waspada.id): Tim Penggerak PKK Kabupaten Deliserdang menyambut baik seminar parenting yang digagas Gabungan Organisasi Wanita (GOW) bertajuk Keluarga Sehat, Bahagia, dan Sejahtera di Aula Cendana Lantai I Kantor Bupati Deliserdang, Sabtu (5/9/26).
Kegiatan yang diikuti oleh kader PKK, kader GOW, serta para pengemudi ojek online (ojol) bersama pasangan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Deliserdang, Jelita Asri Ludin Tambunan.
Jelita dalam sambutannya menekankan bahwa pola asuh anak merupakan tanggung jawab bersama antara suami dan istri demi menciptakan fondasi keluarga yang kuat.

"Kalau sudah membawa nama parenting, parent, berarti melibatkan orang tua, yaitu ayah dan ibu. Bagaimana peran dari suatu keluarga di dalam mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera, sesuai dengan visi misi Kabupaten Deliserdang yaitu mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani maupun rohani," kata Jelita.
Jelita juga mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, hingga tumbuh kembang anak pada masa golden period. Menurutnya, kecukupan gizi tidak harus didapat dari bahan makanan yang mahal, melainkan dapat disiasati dengan memanfaatkan potensi di sekitar lingkungan rumah.
"Ibu dan bapak tolong berikan gizi yang cukup untuk anak-anak kita. Memberikan menu atau makanan kepada anak-anak tidak perlu mahal, tetapi mengandung kandungan gizi yang cukup. Manfaatkan pekarangan rumah kita dengan menanam sayuran atau membudidayakan ikan seperti lele yang mudah dirawat untuk memenuhi kebutuhan gizi," paparnya.

Selain kesehatan dan gizi, aspek pendidikan anak, serta pembentukan karakter dan adab juga menjadi perhatian utama.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pendidikan gratis berkualitas dari Pemkab Deliserdang melalui wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang TK.
"Sekarang Bapak Bupati dan Pak Wakil Bupati sudah menekankan agar anak-anak kita diberikan pendidikan yang berkualitas. Dulu wajib belajar 12 tahun, sekarang sudah 13 tahun, di mana pendidikan anak usia dini dari umur 5 sampai 6 tahun sudah dihitung dalam wajib belajar, " sebutnya.(id.28)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda