Breaking News
Memuat breaking news...

TP PKK Samosir Raih Juara Harapan II UP2K PKK Tingkat Sumut

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 2.58 PM WIB
TP PKK Samosir Raih Juara Harapan II UP2K PKK Tingkat Sumut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SAMOSIR (Waspada.id): Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Samosir kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Melalui Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, sebagai desa binaan Provinsi Sumatera Utara, TP PKK Kabupaten Samosir berhasil meraih Juara Harapan II Kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Afif Nasution, kepada Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston Sidauruk, dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (22/10).

Peringatan HKG PKK ke-54 mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita dan Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston Sidauruk, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama kader PKK, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pihak yang terus mendukung pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di Kabupaten Samosir.

Kennauli menambahkan, capaian Juara Harapan II UP2K PKK tersebut menjadi motivasi bagi TP PKK Kabupaten Samosir untuk terus memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui potensi lokal.

Keberhasilan Desa Hariara Pohan sebagai desa binaan Provinsi Sumatera Utara juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mengembangkan usaha keluarga, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

“TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah akan terus berupaya mendukung pembangunan melalui berbagai program PKK. Kita juga mengajak seluruh kader dan semua pihak untuk terus memperkuat 10 program pokok PKK serta ketahanan keluarga,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan ketahanan keluarga merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. Karena itu, program PKK diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, lingkungan, serta penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, yang hadir secara langsung dalam HKG PKK ke-54, menegaskan bahwa 10 program pokok PKK masih sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Karena itu, program tersebut perlu terus diselaraskan dengan perkembangan zaman dan diintegrasikan dengan program pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

“Dari 10 program pokok PKK masih sangat relevan untuk dijalankan oleh seluruh kader PKK,” ujar Bobby.

Bobby menegaskan bahwa gerakan PKK harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sehingga pelaksanaan program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif. Menurutnya, hal ini merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan memberikan perlindungan kepada anak. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai ruang pertama bagi anak untuk mendapatkan pendidikan, perhatian, dan pengawasan.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Peran ibu sangat penting untuk membentengi anak-anak agar tidak terjerat narkoba,” tegas Kahiyang.

Ia juga mengajak kader PKK untuk memperkuat peran pendidikan dalam mencegah bullying atau perundungan serta menjaga kesehatan mental anak. Pola asuh dan disiplin positif, kata Kahiyang, perlu dikedepankan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara orang tua dan sekolah tanpa menggunakan kekerasan. (id103)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement