Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

TTB Unjuk Rasa Ke Mapolres, Minta Kepastian Dugaan Korupsi Bappeda

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 November 2026 - 11.48 AM WIB
TTB Unjuk Rasa Ke Mapolres, Minta Kepastian Dugaan Korupsi Bappeda
Puluhan massa TTB yang berunjuk rasa di Mapolres Tebingtinggi dengan membawa spanduk. Waspada.id/Khalik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TEBINGTINGGI (Waspada.id): Puluhan aktivis Tebing Tinggi Bersatu (TTB) melakukan unjuk rasa ke depan Mapolres Tebingtinggi di Jalan Pahlawan, Kamis (6/11). Pengunjuk rasa datang membawa spanduk dan menyampaikan orasi meminta ketegasan Polres soal laporan dugaan korupsi di Bappeda pada tahun anggaran 2023-2025.

Di hadapan puluhan massa yang berhadapan dengan barisan polisi di depan Mapolres, Jubir TTB Aswadi Simatupang menggunakan pengeras suara menyampaikan tuntutan tentang penanganan dugaan korupsi di Bappeda yang telah dilaporkan masyarakat sejak Februari 2026 lalu. Namun hingga jalan tujuh bulan kemudian belum ada kejelasan proses penanganan dari Satuan Tipidkor Polres Tebingtinggi. "Kami meminta hukum ditegakkan, Kami meminta pengaduan ditangani, Kami meminta penjelasan diberikan," teriak Aswadi di hadapan massa Unras.

Ditambahkan Aswadi, TTB telah beberapa kali mendatangi Mapolres melalui silaturrahmi, unjuk rasa hingga melalui surat, namun belum menerima progres yang memuaskan dari kepolisian. "TTB menuntut apa yang sudah dilakukan, siapa yang sudah diperiksa dan apa yang jadi kendala," ujar Aswadi melalui pengeras suara.

TTB Unjuk Rasa Ke Mapolres, Minta Kepastian Dugaan Korupsi Bappeda

Aparat kepolisian yang mengawal aksi unjuk rasa yang berlangsung damai. Waspada.id/Khalik

Penyidik Sat Tipidkor M. Ginting yang menghadapi para pengunjuk rasa mendapatkan kesempatan memberikan keterangan di hadapan massa TTB. Menurut Ginting, timnya telah melakukan tugas sesuai prosedur dalam penanganan dugaan korupsi di Bappeda, diantaranya memanggil saksi-saksi yang diperlukan terkait dugaan korupsi itu. "Banyak yang sudah kami panggil untuk minta keterangan," terang Ginting. Dijelaskan pula hasil dari tugas mereka telah juga disampaikan ke TTB sebagai pelapor. Seingat dia, progres tugas Sat Tipidkor terakhir disampaikan pada Agustus 2026 lalu, meski diakui hingga jalan empat bulan kemudian belum disampaikan kemajuan tugas penyidikan atas kasus itu. "Hari ini akan kami laporkan, karena tadi BAP nya sudah di teken dan kami akan berangkat ke Medan untuk konsultasi," imbuh Ginting didampingi dua penyidik Tipidkor lainnya.

Salah seorang anggota Propam Polres Tebingtinggi, Budi Santoso, yang bertindak sebagai mediator, menyatakan bahwa dalam kasus dugaan korupsi polisi tidak bisa sembarang atau cepat penanganannya seperti kasus curanmor, tapi harus hati-hati dan tegak di atas asas praduga tak bersalah. "Yakinlah, polisi tetap bekerja serius mengungkap kasus ini," ujar Budi di hadapan massa TTB.

Usai melakukan dialog massa TTB kemudian membubarkan diri secara damai meninggalkan Mapolres Tebingtinggi. Jubir TTB Aswadi Somatupang mengatakan, ini merupakan unras terakhir yang dilakukan TTB terkait dugaan korupsi di Bappeda. "Biarkan masyarakat yang menilai kinerja polisi. Seperti semboyan Kapolri, Polisi bersama masyarakat," pungkas dia. (Lik)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement