Breaking News
Memuat breaking news...

UEFA Ancam Boikot Piala Dunia

Redaksi
Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026 - 8.31 PM WIB
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): UEFA dilaporkan mengancam akan memboikot pagelaran Piala Dunia sebagai imbas Presiden FIFA Gianni Infantino yang ingin menjual saham turnamen tersebut kepada investor.

Dikutip dari Daily Mail berdasarkan laporan The Times pada Rabu (29/7) WIB, Infantino diklaim sedang mempertimbangkan menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor swasta.

Tidak hanya itu, Infantino juga membentuk perusahaan baru yang kesepakatan penjualan itu bisa mencapai 15 juta poundsterling atau setara dengan Rp360,832 triliun.

Laporan itu juga menambahkan kalau Infantino bisa menjadi komisaris dalam perusahaan itu setelah jabatannya sebagai Presiden FIFA berakhir pada 2031. Dengan posisi barunya itu, Infantino bisa mendapat penghasilan sekitar 37,5 juta poundsterling per tahun.

JPMorgan dikabarkan menangani proses penjualan saham itu, sementara pemerintahan Donald Trump juga memberikan bantuan konsultasi.

Rencana Infantino menjual saham Piala Dunia itu mendapat badai kritik dari sepakbola dunia. Keinginan itu disebut akan menjadi 'bom nuklir' bagi olahraga tersebut dan dianggap bakal lebih buruk dari rencana European Super League. (id08/cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement