Breaking News
Memuat breaking news...

UMKM Digital Finance Tour Medan: Dorong Ratusan UMKM Lokal Tembus Algoritma Marketplace dan Naik Kelas

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 9.28 AM WIB
UMKM Digital Finance Tour Medan: Dorong Ratusan UMKM Lokal Tembus Algoritma Marketplace dan Naik Kelas
Foto bersama: Direktur Bisnis SeaBank Michael Salam, Wakil Direktur Utama SeaBank Junedy Liu, Kadiv OJK Sumut Safriandi, Direktur Utama SeaBank Sasmaya Tuhuleley, Deputi Direktur BI Sumut Edy Kristianto, dan UMKM Pintar Project Leader Stefanny Tam.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memadati Hotel ARYADUTA Medan untuk mengikuti gelaran "UMKM Digital Finance Tour - Medan Edition" pada Kamis (27/8).

Acara literasi dan edukasi finansial digital ini diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Kementerian UMKM RI, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, dan PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank).

Mengusung tema "Trik Algoritma Marketplace: Strategi UMKM Naik Kelas", forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi sekaligus sarana penambahan wawasan praktis bagi para pelaku UMKM.

Fokus utama kegiatan ini adalah membantu pengusaha lokal memperkuat daya saing di pasar digital, khususnya dalam memahami dan menembus mekanisme algoritma marketplace guna mengoptimalkan penjualan.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Layanan Management Strategis dan Koordinasi Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Safriandi, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Edy Kristianto, serta Direktur Utama PT Bank Seabank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley.

Edukasi Finansial Berkelanjutan Melalui UMKM Pintar

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Bank Seabank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menggarisbawahi tantangan terbesar saat ini bukan lagi sekadar cara membuka toko online, melainkan bagaimana agar produk terlihat di tengah ketatnya persaingan algoritma marketplace.

Sasmaya juga menyoroti pentingnya para pelaku UMKM memperoleh akses kepada pembiayaan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan usaha.

“Di sinilah peran penting perbankan digital seperti kami di SeaBank. Kami tidak hanya hadir sebagai tempat menyimpan uang, tetapi sebagai mitra pertumbuhan atau growth partner yang siap menyediakan akses keuangan yang inklusif, hingga menjadi solusi transaksi digital yang fleksibel untuk menyokong operasional bisnis,” ucap Sasmaya.

Lebih lanjut, kehadiran platform UMKM Pintar hasil kolaborasi bersama Women’s World Banking dan Platform Usaha Sosial (PLUS) sejak tahun lalu menjadi wujud komitmen nyata dalam memperluas inklusi finansial serta meningkatkan kapasitas operasional pelaku usaha.

Melalui UMKM Pintar, ucap Sasmaya, SeaBank ingin membantu pelaku usaha untuk mengelola keuangan, hingga memahami kinerja usaha dengan lebih terarah. Harapannya agar para pelaku UMKM dapat memahami fundamental bisnis, dan mengambil keputusan strategis dengan lebih tepat. Selain itu, UMKM Pintar juga menyediakan fitur kalkulator pintar untuk menganalisis kesehatan keuangan secara sederhana namun bermanfaat.

“Kami ingin membantu pelaku usaha untuk mengelola keuangan, hingga memahami kinerja usaha dengan lebih terarah. Harapannya agar para pelaku UMKM dapat memahami fundamental bisnis, dan mengambil keputusan strategis dengan lebih tepat,” sambungnya.

Platform UMKM Pintar ini bersifat inklusif; gratis dan terbuka bagi siapa saja, baik nasabah SeaBank maupun non-nasabah. Hal ini merupakan bagian dari misi besar SeaBank dalam mendorong inklusi keuangan di seluruh lapisan.

Mendorong Akselerasi Transformasi Digital

Pada sesi pembukaan, para pemangku kepentingan menekankan krusialnya pemahaman literasi keuangan dan adopsi teknologi digital dalam membangun fondasi bisnis yang tangguh dan adaptif.

Kepala Divisi Layanan Management Strategis dan Koordinasi Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Safriandi, menyampaikan bahwa OJK telah menerbitkan POJK 19/2025 tentang kemudahan akses pembiayaan bagi UMKM. Kebijakan ini mencakup penyederhanaan persyaratan dan penyesuaian kriteria penilaian yang diselaraskan dengan karakteristik, proses bisnis, serta skema pembiayaan yang dibutuhkan pelaku usaha.

“Perluasan akses keuangan perlu diiringi oleh peningkatan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha agar akses yang diberikan dapat dioptimalkan untuk pertumbuhan usaha kedepannya,” ujar Safriandi.

Poin tersebut selaras dengan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Edy Kristianto, yang menegaskan bahwa “Digitalisasi UMKM adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Untuk itu, penting bagi UMKM untuk terus mengkapasitasi diri dengan ilmu pengetahuan dan pembinaan guna semakin meluaskan ekspansi usaha dan melengkapi kompetensi lainnya.”

Strategi Menembus Algoritma dan Penguatan Operasional Digital

Para peserta menerima pembekalan materi secara rinci, dimulai dari pengenalan platform UMKM Pintar dan demo fitur umkmpintar.id oleh EVP CEO Office SeaBank Indonesia Stefanny Tam, edukasi keamanan transaksi digital & anti-fraud oleh SAVP Customer Protection Unit SeaBank Indonesia Vijay Balu, strategi inklusi keuangan dan akses pembiayaan bijak dari ShopeePay oleh trainer literasi keuangan Anjani Harum Utami, wawasan manajemen risiko dari Direktur Utama PT Credit Bureau Indonesia Anton K. Adiwibowo, hingga pemanfaatan sistem Point of Sale (POS) yang dibawakan oleh Group Leader Sumut-Aceh Majoo, Afiz, serta Area Manager Sumut-Aceh Olsera, Dedy Iswanto.

Pada sesi utama bertajuk "Menembus Algoritma Marketplace", Pemateri Pandu, Qonita Azzarah, membimbing peserta membedah cara kerja sistem algoritma platform e-commerce. Pembekalan mencakup teknik optimasi toko (SEO marketplace), pengelolaan reputasi, hingga pemanfaatan fitur iklan digital dan live shopping secara efisien agar produk lokal mampu meraih visibilitas tinggi serta mendatangkan traffic organik secara konsisten.

Rangkaian acara ini turut mendorong pelaku UMKM untuk mentransformasi operasional usaha dari pola konvensional menjadi berbasis data (data-driven), salah satunya melalui pencatatan transaksi terintegrasi menggunakan sistem POS agar bisnis dapat tumbuh secara terukur dan profesional.

Pengalaman Interaktif di Area Booth dan Pameran

Guna memberikan pemahaman teknis secara langsung, kegiatan ini menyediakan Exploration Booth dan Networking Booth yang dapat diakses oleh seluruh peserta.

Melalui area pameran ini, para pelaku usaha dapat berkonsultasi langsung mengenai penggunaan alat ukur bisnis digital, mencoba simulasi fitur platform, hingga memperluas jaringan kemitraan antarsesama UMKM. Langkah ini diharapkan dapat memastikan setiap peserta memiliki kesiapan teknis untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat ke dalam operasional bisnis harian mereka.

Tentang UMKM Digital Finance Tour: Program ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan serta penguatan kapasitas digital pelaku UMKM melalui platform UMKM Pintar (https://umkmpintar.id/) guna mendorong UMKM Indonesia semakin mandiri, kompetitif, dan siap naik kelas.(id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement