Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Undhar Dipercaya Jadi Mitra Penyiapan 53 Calon Lokasi KNMP2027 Di Sumatera Utara

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 November 2026 - 10.56 AM WIB
Undhar Dipercaya Jadi Mitra Penyiapan 53 Calon Lokasi  KNMP2027 Di Sumatera Utara
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN : (Waspada.id):

Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) kembali mengambil peran strategis dalam mendukung program pembangunan nasional. Kali ini, UNDHAR mendapat kepercayaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai Mitra Pembangunan dalam penyiapan dan perencanaan 53 calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.

Keterlibatan tersebut ditandai dengan keikutsertaan Universitas Dharmawangsa dalam kegiatan Pembekalan Mitra Pembangunan dalam Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027 yang dilaksanakan pada 30 Oktober 2026.

Kepercayaan ini menjadi amanah sekaligus tantangan bagi UNDHAR untuk menghadirkan perencanaan kawasan pesisir yang terukur, berbasis data, dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat nelayan.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan optimal, Universitas Dharmawangsa telah membentuk tim kerja yang terdiri atas akademisi dan tenaga ahli berkompeten. Tim tersebut dipimpin oleh Dr. Bambang Hendra Siswoyo, S.Pi., M.Si. sebagai Manager Tim dan Dwi Tika Afriani, S.Si., M.Pd. sebagai Team Leader, dengan dukungan tujuh Koordinator Wilayah (Korwil) yang bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan di masing-masing kabupaten/kota sasaran.

Manager Tim UNDHAR, Dr. Bambang Hendra Siswoyo, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Universitas Dharmawangsa dalam program strategis nasional ini merupakan bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan potensi wilayah pesisir dan sektor kelautan.

"Kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Dharmawangsa untuk menangani 53 titik calon lokasi di tujuh kabupaten/kota ini merupakan amanah besar. Kami menerjunkan tim akademisi dan tenaga ahli terbaik untuk memastikan proses penyiapan dan perencanaan berjalan secara cermat dan menghasilkan data baseline yang akurat," ungkapnya.

Menurutnya, pendataan dan kajian lapangan akan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan infrastruktur, potensi perikanan tangkap dan budidaya, hingga kondisi sosial-ekonomi masyarakat nelayan. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan kelayakan dan arah pengembangan kawasan calon KNMP.

Sementara itu, Team Leader UNDHAR, Dwi Tika Afriani, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan menjadi tahapan penting untuk menyamakan pemahaman seluruh personel sebelum terjun langsung ke lapangan.

Pembekalan tersebut mencakup pemahaman teknis, metodologi verifikasi lapangan, instrumen pendataan, serta standar penyusunan dokumen perencanaan yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh tim dan koordinator wilayah.

"Melalui koordinasi bersama tujuh Koordinator Wilayah, kami memastikan proses pendataan di 53 titik calon lokasi berjalan seragam, transparan, dan terintegrasi. Kami ingin memastikan bahwa usulan calon lokasi KNMP 2027 tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki potensi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta mendorong tata kelola kawasan pesisir yang berkelanjutan," jelas Dwi Tika.

Rektor UNDHAR Lepas Tim Surveyor ke Lapangan

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen institusi terhadap pelaksanaan program tersebut, para surveyor Universitas Dharmawangsa secara resmi dilepas oleh Rektor Universitas Dharmawangsa, Assoc. Prof. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Universitas Dharmawangsa dan turut didampingi oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Kepegawaian, Dr. Muhammad Luthfi, S.I.Kom., M.Si.

Pelepasan ini menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan universitas kepada seluruh tim yang akan menjalankan tugas pendampingan dan survei di lapangan. Para surveyor diharapkan dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dorong Transformasi Kawasan Pesisir dan Kesejahteraan Nelayan

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu langkah strategis pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendorong transformasi kawasan permukiman nelayan menjadi lingkungan yang lebih modern, bersih, tertata, maju, dan mandiri secara ekonomi.

Melalui program ini, pembangunan kawasan nelayan diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, mengoptimalkan potensi perikanan, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga nelayan.

Dalam konteks tersebut, peran Universitas Dharmawangsa menjadi penting sebagai mitra akademis dan pembangunan yang menjembatani kebutuhan masyarakat, potensi daerah, serta arah kebijakan pemerintah.

Hasil penyiapan dan perencanaan terhadap 53 titik calon lokasi KNMP 2027 di Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menentukan kebijakan serta prioritas pembangunan kawasan pesisir.

Partisipasi ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Dharmawangsa untuk tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan bangsa.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Universitas Dharmawangsa optimistis dapat turut mendorong terwujudnya kawasan pesisir yang lebih maju, produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Sumatera Utara.(Id13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement