Breaking News
Memuat breaking news...

UniMAP Malaysia Gandeng UMSU Gelar Konferensi Internasional IC-BUSCLI 2026

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 9.29 AM WIB
UniMAP Malaysia Gandeng UMSU Gelar  Konferensi Internasional IC-BUSCLI 2026
Delegasi UMSU foto bersama sivitas UniMAP Malaysia. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) menggandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar 1st International Conference on Global Business, Scientific Communication and Linguistics (IC-BUSCL)I 2026 di Penang, Malaysia, Selasa (1/9).

Konferensi internasional tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, hasil penelitian, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi perkembangan bisnis, komunikasi, teknologi, dan linguistik di era disrupsi.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Faculty of Business and Communication UniMAP, Assoc. Prof. Dr. Mohammad Rezal Hamzah, dengan sambutan pembuka disampaikan oleh Ketua Panitia, Assoc. Prof. Dr. Ummi Naiemah Saraih.

Sejumlah akademisi dari UMSU turut ambil bagian dalam konferensi tersebut, termasuk Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, MSi, yang tampil sebagai salah satu keynote speaker bersama Prof. Dr. Asima Faisal dari Dow University of Health Sciences, Pakistan.

Pada kesempatan ini, Dr. Rudianto menyampaikan makalah bertajuk “Communication, Culture and Technology: Humanising Innovation in a Disruptive World.”Usai menyampaikan makalah Wakil Rektor UMSU, Dr. Rudianto mengatakan konferensi internasional tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama antara UMSU dan UniMAP.

Menurutnya, partisipasi UMSU dalam konferensi dirancang sebagai agenda tahunan yang menjadi ruang bagi akademisi dan peneliti untuk bertukar pengetahuan serta memperluas jejaring kolaborasi melalui forum ilmiah internasional.“Konferensi internasional ini merupakan implementasi dari kerja sama yang telah dibangun antara UMSU dan UniMAP. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para akademisi untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian, dan membangun kolaborasi yang lebih luas,” ujar Wakil Rektor RIPI.

Dia menjelaskan, hubungan kerja sama antara UMSU dan UniMAP telah berlangsung erat melalui berbagai program internasional, mulai dari international conference, student mobility program, hingga visiting lecturer.“Kerja sama UMSU dan UniMAP terus berkembang melalui berbagai program. Tidak hanya konferensi internasional, tetapi juga mobilitas mahasiswa dan dosen serta berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya,” katanya.

Kemudian, Ketua OIC UMSU, Rafieqah Nalar Rizky, M.A., menambahkan bahwa forum seperti IC-BUSCLI menjadi bagian strategis dalam memperkuat internasionalisasi UMSU.Menurutnya, keterlibatan dosen UMSU dalam forum akademik internasional tidak hanya memberikan ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang terbentuknya jejaring dan kolaborasi baru dengan akademisi dari berbagai negara.

Sementara itu, Dekan Faculty of Business and Communication UniMAP, Assoc. Prof. Dr. Mohammad Rezal Hamzah, menjelaskan bahwa IC-BUSCLI 2026 mengusung pendekatan lintas disiplin dengan menggabungkan kajian bisnis, komunikasi, teknologi, dan linguistik.

Konferensi tersebut, menurutnya, digelar sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan dan disrupsi dalam ekonomi global.“Melalui integrasi ini, perubahan teknologi dan bisnis diharapkan tidak hanya berfokus pada efisiensi, melainkan tetap memprioritaskan etika, nilai-nilai kemanusiaan, serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dia menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kepentingan manusia.“Meski teknologi menyediakan sarana, manusialah yang memberikan arah, nilai, dan tujuan,” ujarnya.

Dekan UniMAP memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, keynote speaker, pemakalah, serta mitra akademik yang terlibat dalam penyelenggaraan konferensi. Dia berharap IC-BUSCLI dapat menjadi pemicu lahirnya riset-riset baru sekaligus mendorong kerja sama akademik internasional yang memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.IC-BUSCLI 2026 menghimpun 62 makalah penelitian serta memperkuat kemitraan strategis dengan sejumlah institusi dari Pakistan dan Indonesia.

Konferensi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperluas kolaborasi internasional di bidang penelitian, pendidikan, komunikasi, bisnis, teknologi, dan linguistik.Dalam pelaksanaan konferensi, UniMAP juga melibatkan sejumlah akademisi dan pengelola kegiatan internasional, di antaranya Assoc. Prof. Dr. Sharmini serta Dr. Habee Bullah bin Affandi, yang turut mendukung penguatan jejaring dan kolaborasi akademik dalam konferensi internasional tersebut.

Dosen UMSU Presentasikan Hasil Riset

Sejumlah dosen UMSU yang ikut berpartisipasi sebagai pemakalah dengan mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam forum ilmiah internasional tersebut yakni, Khairunnisa, S.E.I., M.M., yang mempresentasikan makalah berjudul “Human-Centred AI Framework for Nazir Accountability.”

Kemudian Dr. Akhyar Anshori, S.Sos., M.I.Kom., dengan makalah berjudul “The Importance of Parental Supervision in Children's Digital Activities.”Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Yan Hendra, Drs., M.Si., bersama Dr. Sigit Hardianto, M.I.Kom., mempresentasikan penelitian berjudul “Parental Educational Communication Activities in the Digital Era.”

Pemakalah lainnya, Lufriansyah, S.E., M.Ak., mengangkat penelitian berjudul “The Role of Digital Literacy in Moderating the Influence of Accounting Understanding and Accounting Information.”

Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Ribut Priadi, S.Sos., M.I.Kom., mempresentasikan penelitian berjudul “The Role of TikTok as a Mental Health Information Medium for Gen Z.”Partisipasi akademisi UMSU dalam konferensi tersebut membuahkan prestasi. Khairunnisa terpilih sebagai Best Presenter, sedangkan makalah yang ditulis Assoc. Prof. Dr. Ribut Priadi dan Peny Eriska, M.IKom meraih penghargaan sebagai Best Paper.(wsp,id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement