UNIMED Hadirkan Sistem Inventaris Cerdas, Dorong Transformasi Digital di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan


MEDAN (Waspada.id): Pengelolaan inventaris sekolah kini dituntut semakin cepat, akurat, dan tertata seiring berkembangnya kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Negeri Medan (UNIMED) menghadirkan Sistem Inventaris Cerdas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Inventaris Sekolah melalui Pemanfaatan Sistem Inventaris Cerdas di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan” ini menjadi bagian dari komitmen UNIMED dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Program tersebut tidak sekadar memperkenalkan teknologi baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan dalam mengelola inventaris sekolah secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Tim PKM UNIMED diketuai oleh Fahmy Syahputra, S.Kom., M.Kom., dengan anggota Dr. Ir. Syafiatun Siregar, S.T., M.T. dan Dr. Amirhud Dalimunthe, S.T., M.Kom.

Pelaksanaan program mendapat dukungan dari Kepala SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Daulat Siregar, M.Pd., M.Si., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Abdul Karim Rangkuti, S.Pd.I.
Ketua Tim PKM UNIMED, Fahmy Syahputra, mengatakan bahwa inventaris merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola sekolah. Dengan jumlah dan jenis barang yang terus bertambah, pengelolaan inventaris membutuhkan sistem yang mampu menyajikan data secara cepat dan akurat.
“Pemanfaatan Sistem Inventaris Cerdas tidak hanya ditujukan untuk mendigitalisasi proses pencatatan barang, tetapi juga meningkatkan kompetensi guru dan pengelola sarana prasarana agar mampu memanfaatkan teknologi dalam mendukung pengambilan keputusan,” ujar Fahmy.
Melalui sistem tersebut, pengelolaan inventaris dapat dilakukan secara lebih terstruktur. Mulai dari pencatatan dan pengelompokan barang, pemantauan stok, pembaruan kondisi barang, hingga penyajian informasi inventaris dapat dilakukan dengan dukungan sistem digital.
Dengan demikian, pihak sekolah tidak lagi harus bergantung sepenuhnya pada pencatatan dan pencarian data secara konvensional yang berpotensi memerlukan waktu lebih lama.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan PKM ini adalah kesiapan pengguna. Karena itu, penerapan Sistem Inventaris Cerdas tidak berhenti pada penyerahan teknologi.
Tim UNIMED memberikan sosialisasi, pelatihan, sekaligus pendampingan kepada guru dan pengelola sarana prasarana. Para peserta diperkenalkan dengan mekanisme penggunaan sistem dan cara menerapkannya dalam aktivitas administrasi inventaris sehari-hari.
Pendampingan tersebut diharapkan membuat pengguna mampu mengoperasikan sistem secara mandiri sekaligus memahami manfaat data inventaris dalam mendukung pengelolaan sekolah.
Sistem ini juga dirancang untuk membantu sekolah memperoleh informasi mengenai kondisi dan ketersediaan barang dengan lebih cepat. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana, memantau stok, hingga menentukan langkah pengelolaan barang secara lebih tepat.
Kepala SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Daulat Siregar, menyambut baik pelaksanaan program yang dilakukan oleh Tim PKM UNIMED.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan inventaris dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan kualitas administrasi serta pengelolaan sarana dan prasarana.
Dukungan juga diberikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Abdul Karim Rangkuti. Ia turut berperan dalam memastikan penerapan sistem dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan pengelolaan inventaris di sekolah.(id13)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda