Breaking News
Memuat breaking news...

UNPAB Wisuda 1.815 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Inovasi Dan Kontribusi Bagi Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 7.08 PM WIB
UNPAB Wisuda 1.815 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Inovasi Dan Kontribusi Bagi Masyarakat
Prosesi wisuda 1.815 lulusan Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Periode ke-76. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) mewisuda sebanyak 1.815 lulusan pada Upacara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Periode ke-76 yang digelar pada 18 Agustus 2026. Dalam momentum tersebut, Rektor UNPAB melalui H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc. Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional menegaskan pentingnya peran lulusan dalam menghadapi perubahan zaman melalui inovasi, kemampuan beradaptasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sambutan Rektor UNPAB dibacakan, H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc. Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional. Rektor mengatakan, wisuda ke-76 UNPAB mengusung tema “Merdeka dalam Inovasi, Unggul dalam Kontribusi.” Tema tersebut, menurut Rektor UNPAB, merupakan ajakan kepada para lulusan untuk berani berpikir bebas, menciptakan perubahan, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata. Tema ini adalah sebuah ajakan sekaligus panggilan kepada seluruh lulusan untuk menjadi generasi yang mampu berpikir bebas, berani menciptakan perubahan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Rektor menyampaikan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, otomatisasi, ekonomi kreatif, transformasi industri, dan perubahan sosial telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi hingga mengambil keputusan. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan dengan ijazah dan kemampuan teknis, tetapi juga individu yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi.

Menurutnya, semangat merdeka dalam inovasi harus diwujudkan dengan keberanian untuk keluar dari pola pikir konvensional. Para lulusan didorong untuk tidak sekadar melihat apa yang telah dilakukan orang lain, tetapi mulai memikirkan hal-hal baru yang dapat diciptakan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Jangan selalu bertanya, apa yang sudah dilakukan orang lain. Tetapi mulailah bertanya, apa yang bisa saya ciptakan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat?” katanya.

Lulusan Jadi Solusi

Rektor juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang lulusan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari pekerjaan, jabatan, penghasilan, maupun posisi yang dicapai. Lebih dari itu, kesuksesan memiliki makna ketika ilmu dan keberadaan seseorang mampu memberikan dampak positif bagi orang lain.

Karena itu, lulusan UNPAB diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi job seeker, tetapi juga mampu menjadi job creator. Para lulusan didorong untuk tidak sekadar mencari peluang, tetapi menciptakan peluang dan menjadi bagian dari perubahan.

“Tidak hanya mencari peluang, tetapi menciptakan peluang. Tidak hanya menunggu perubahan, tetapi menjadi bagian dari perubahan. Indonesia membutuhkan generasi yang memiliki keberanian untuk membangun, generasi yang tidak mudah menyerah dan mampu melihat peluang di tengah tantangan,” tegasnya.

Rektor menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan bangsa. Kampus, kata dia, tidak boleh menjadi menara gading yang terpisah dari persoalan masyarakat. Ilmu pengetahuan harus hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, penelitian harus menyelesaikan persoalan nyata, dan inovasi harus menghasilkan manfaat.

UNPAB Perkuat Identitas Pengabdian

Dalam sambutannya, Rektor juga mengingatkan kembali nilai-nilai yang menjadi landasan Universitas Pembangunan Panca Budi yang digagas oleh Prof. Dr. H. Kadirun Yahya. Nilai tersebut tercermin dalam Piagam Panca Budi yang menekankan lima bentuk pengabdian, yakni abdi kepada Tuhan Yang Maha Esa, abdi kepada negara, abdi kepada nusa, abdi kepada bangsa, dan abdi kepada dunia.

Lima nilai pengabdian tersebut, menurut Rektor, harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Menjaga nusantara, melestarikan budaya, dan membangun rasa saling mencintai menjadi bagian dari nilai luhur yang harus terus dikembangkan.

UNPAB Catat Capaian Akademik

Dalam kesempatan tersebut, Rektor memaparkan sejumlah capaian UNPAB selama tahun akademik 2025/2026. Saat ini UNPAB memiliki 32 program studi yang tersebar di berbagai bidang keilmuan.

Dari jumlah tersebut, 11 program studi telah memperoleh Akreditasi Unggul, 12 program studi memperoleh Akreditasi Baik Sekali, empat program studi memperoleh Akreditasi Baik, serta lima program studi memperoleh status akreditasi sementara/pertama berdasarkan penilaian BAN-PT dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

UNPAB juga mencatat capaian akreditasi institusi dengan memperoleh predikat Akreditasi Unggul berdasarkan penilaian BAN-PT pada 2025. Dalam sambutannya, Rektor menyebut pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari komitmen universitas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola akademik, serta kualitas lulusan.

Pada tahun akademik 2025/2026, UNPAB juga membuka Program Studi Teknik Industri di Fakultas Teknologi dan Sains serta Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Fakultas Sosial Sains (FSS) turut mencatat prestasi dengan menjadi fakultas pertama di lingkungan UNPAB yang seluruh program studinya meraih Akreditasi Unggul. Program studi tersebut meliputi Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Ekonomi Pembangunan, dan D3 Perpajakan.

Di bidang sumber daya manusia, UNPAB menambah 11 dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala sehingga jumlah Lektor Kepala mencapai 43 orang. Atas capaian tersebut, UNPAB pada 2025 memperoleh penghargaan Gold Winner sebagai kampus dengan pencapaian Lektor Kepala terbanyak dari LLDIKTI Wilayah I.

UNPAB juga mencatat penambahan 26 dosen bergelar doktor. Dengan demikian, jumlah dosen UNPAB bergelar doktor mencapai 127 orang, sementara lebih dari 40 persen dosen saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral.

Di bidang penelitian dan publikasi ilmiah, berdasarkan SINTA Score, UNPAB berada pada peringkat ke-92 secara nasional dari 4.417 perguruan tinggi.

Selain itu, UNPAB memperoleh hibah Smart Classroom untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian kompetensi melalui pembelajaran digital, kolaboratif, interaktif, dan fleksibel.

UNPAB juga memperoleh penghargaan dari LLDIKTI Wilayah I sebagai Terbaik V SPMI kategori Evaluasi dan Terbaik V SPMI kategori Pengendalian. Pada tingkat nasional, UNPAB meraih peringkat III Anugerah Humas Diktisaintek 2026 kategori Media Sosial tingkat LLDIKTI I.

Science Techno Park Al-Amin Jadi Pusat Inovasi

Memasuki usia ke-69 tahun, UNPAB terus mengembangkan inovasi di bidang pembelajaran dan riset. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meresmikan Science Techno Park Al-Amin.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan riset terapan, inovasi teknologi, kewirausahaan, serta wadah kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat.

Science Techno Park Al-Amin juga diharapkan menjadi living laboratory bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara praktis. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen UNPAB dalam menghadapi transformasi digital dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Dengan segala pencapaian tersebut, UNPAB ke depannya akan terus melahirkan karya dan mengukir sejarah untuk berbuat nyata memajukan peradaban bangsa dan dunia dari sektor pendidikan,” ujar Rektor.

Wisuda 1.815 Lulusan

Pada Wisuda Periode ke-76 tahun 2026, UNPAB melantik sebanyak 1.815 lulusan, terdiri atas 426 lulusan Pascasarjana, 1.366 lulusan Sarjana, dan 23 lulusan Diploma.

Dari jumlah tersebut, sembilan wisudawan dan wisudawati ditetapkan sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik pada masing-masing program studi berdasarkan ketentuan Yudisium Senat Universitas.Di akhir sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan putra-putrinya hingga mencapai momentum wisuda.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement