Upaya Penurunan Stunting Harus Diwujudkan Dengan Tindak Lanjut Nyata di Lapangan

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menegaskan, upaya penurunan stunting tidak cukup hanya melalui rapat koordinasi, tetapi harus diwujudkan dengan tindak lanjut nyata di lapangan.
"Bahwa tanggung jawab percepatan penurunan stunting bukan hanya Dinas Kesehatan dan Bappeda, melainkan seluruh OPD sesuai tugas dan fungsi masing-masing,"tegas Syuinun Anwar saat memimpin Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting, Jumat (2/10/2026), di Aula Setdakab Aceh Tamiang.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat kolaborasi dan fokus menjalankan program pencegahan serta penanganan stunting agar target penurunan dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Tamiang, Iman Suhery, menyampaikan, bahwa progres aksi konvergensi stunting meningkat dari 65 persen pada 16 September menjadi 69 persen. Peningkatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah yang perlu terus diperkuat.
Ia menjelaskan, langkah percepatan dilakukan melalui penguatan koordinasi di tingkat kabupaten dan kecamatan, sinkronisasi data lintas OPD, serta peningkatan kapasitas konvergensi hingga tingkat desa.
Iman turut meminta dukungan dan masukan dari seluruh kecamatan agar target percepatan penurunan stunting pada Desember mendatang dapat tercapai, mengingat program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Dalam rapat tersebut, Dinas Kesehatan juga memaparkan perkembangan angka stunting dari bulan ke bulan serta menekankan pentingnya optimalisasi 31 indikator layanan intervensi stunting sebagai pedoman pelaksanaan program di seluruh 12 kecamatan.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mendorong penguatan sinergi seluruh OPD dan perangkat desa agar upaya percepatan penurunan stunting berjalan terpadu dan berkelanjutan.(Id76)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda