Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Ustadzah Rony Rezkitta Siregar Desak Kapolri Copot Kapolda Jawa Tengah

Redaksi
Redaksi
Selasa, 3 November 2026 - 2.43 PM WIB
Ustadzah Rony Rezkitta Siregar Desak Kapolri Copot Kapolda Jawa Tengah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Pencopotan Kapolres Sukoharjo Tidak Menyelesaikan Masalah

MEDAN (Waspada.id): Ketua Pengajian Marhammah Khairah Ummah Ustadzah Bunda Rony Rezkitta Siregar menegaskan, penggerebekan secara brutal yang dilakukan aparat gabungan dari Polres Sukoharjo dan Polda Jawa Tengah di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (27/10/2026) sekira pukul 03:20 membuat para santri wanita histeris dan memicu gelombang kritik, kecaman, serta reaksi dari berbagai pihak.

"Penggerebekan brutal itu menyisakan rasa traumatik dan ketakutan yang mendalam sehingga membuat psikis para santriwati terganggu sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan rasa traumatik tersebut," ujar Bunda Rony Rezkitta Siregar kepada waspada.id, Selasa (03/11/2026) usai memberikan kajian rutin di Masjid Nurul Hidayah Pasaraya MMTC Medan Estate.

Ditegaskan Bunda Rony, tindakan penggerebekan yang dilakukan secara brutal, arogan

dan di luar batas perikemanusiaan. Tindakan represif dengan senjata lengkap terhadap lembaga pendidikan Al-Quran yang di dalamnya terdapat anak-anak santri penghafal Al-Quran adalah tindakan biadab yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun dan telah menimbulkan trauma berat, ketakutan, dan luka psikologis mendalam bagi para santri, ustadzah dan pengasuh pondok juga kaum

muslimin pada umumnya yang salah satunya menjadikan kotak infaq sebagai alat bukti yang disita.

Oleh sebab itu, Bunda Rony menegaskan, pihaknya berharap agar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tidak hanya mencopot jabatan Kapolres Sukoharjo namun Kapolda Jawa Tengah juga harus dicopot dari jabatannya.

"Tidak hanya Kapolres Sukoharjo saja yang dicopot namun Kapolri juga harus mencopot jabatan Kapolda Jawa Tengah karena Kapolda lah yang bertanggungjawab atas penggerebekan tersebut. Selain itu, pencopotan Kapolres Sukoharjo tidak akan menyelesaikan masalah," tegas Ustadzah yang aktif memberikan kajian di sejumlah majelis taklim ini.

Menurut Bunda Ronnie, penegakan hukum tidak boleh dilakukan dengan mengabaikan hak asasi kita sebagai sesama manusia, terlebih ketika tindakan aparat diketahui dari berita yang beredar berlangsung di lingkungan pendidikan yang dihuni anak-anak dan bayangkan saat pagi dini hari pukul 03.20 WIB ketika para santriwati dan pengasuh sedang beristirahat. pengurus Pondok Pesantren.

"Bahkan pihak pengurus dan pendamping Ponpes menyesalkan cara-cara kepolisian yang dinilai sewenang-wenang, termasuk tindakan mendobrak pintu, menyita barang tanpa surat resmi yang jelas, serta dugaan penodongan senjata dan intimidasi terhadap para santriwati di bawah umur," ujarnya lagi.

Dampak penggerebekan tersebut menimbulkan ketakutan dan trauma mendalam bagi para santri dan ustadzah, apalagi setelah diperiksa para santriwati tersebut disebut tidak terbukti terlibat dalam kasus yang disangkakan.

Jadi, tambah Ustadzah Ronnie, sudah selayaknya Kapolri mencopot Kapolda Jawa Tengah secepatnya demi terciptanya situasi yang kondusif apalagi Kapolri telah meluncurkan tagline Polisi Bersama Masyarakat, jadi Polri senantiasa bersama rakyat dan bukan menimbulkan keresahan tengah-tengah masyarakat.(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement