Breaking News
Memuat breaking news...

Wakil Dekan FTIK UIN Syahada Dr. Suparni: Anak Petani Jangan Minder, Pendidikan Jalan Mengubah Nasib

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Juli 2026 - 5.02 PM WIB
Wakil Dekan FTIK UIN Syahada Dr. Suparni: Anak Petani Jangan Minder, Pendidikan Jalan Mengubah Nasib
Dr. Suparni, S.Si, M.Pd, Wakil Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan berikan cinderamata kepada Kepala SMAN 8 Padangsidimpuan, Panaekan Siregar, S.Pd, Selasa (28/7/2026). waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Dr. Suparni, S.Si, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan motivasi siswa SMA Negeri 8 P.Sidimpuan agar lebih giat belajar karena pendidikan dapat mengubah jalan hidup seseorang, Selasa (28/7/2026).

Memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa ini merupakan program Program Goes to School Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syahada Padangsidimpuan setiap hari Selasa.Kegiatan ini juga sebagai bagian dari promosi UIN Syahada.

Di hadapan ratusan siswa siswa, Dr. Suparni menjelaskan bahwa kondisi ekonomi orang tua yang kurang mendukung jangandijadikan sebagai alasan untuk patah semangat dan mindah dalam meraih asa dan cita sebab banyak anak orang miskin yang sukses.

"Saya juga anak petani. Sepulang sekolah dulu saya membantu orang tua ke sawah. Kalau hari ini saya bisa berdiri di hadapan kalian sebagai dosen dan diberi amanah menjadi Wakil Dekan, itu bukan karena saya berasal dari keluarga kaya, tetapi karena pendidikan membuka jalan kehidupan," ungkapnya.

Mendengar sepenggal kisah hidup Dr. Suparni yang berasal dari keluar pertani dan bis asukses berkat kemauan dan ketekunan belajar membuat sebagian siswa yang mendengarnya makin serius mendengarkannya

Melihat reaksi psikologi siswa, Dr.Suparni kemudian mengajak siswa yang orang tuanya berprofesi sebagai petani mengangkat tangan sebagai bentuk kebanggaan terhadap profesi yang menjadi penopang ketahanan pangan bangsa.

Menurutnya, latar belakang keluarga tidak pernah menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Yang menentukan masa depan seseorang adalah kemauan untuk belajar, bekerja keras, dan terus berdoa.

"Kita tidak bisa memilih lahir dari keluarga seperti apa, tetapi kita bisa memilih akan menjadi orang seperti apa," tegas Dr.Suparni yang disambut applaus dari siswa dan guru.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik yang mampu mengubah kehidupan seseorang. "Pendidikan mengubah cara berpikir, membuka peluang, dan mengangkat derajat keluarga. Karena itu, jangan pernah menyia-nyiakan perjuangan orang tua yang setiap hari bekerja keras demi masa depan anak-anaknya," ucapnya.

Kemudian Ia juga mengingatkan siswa agar selalu menghormati guru, menyayangi orang tua, serta memohon doa mereka karena restu orang tua menjadi kekuatan besar dalam meraih kesuksesan.

Kuliah Bukan Sekadar Mencari Ilmu

Menjawab anggapan bahwa belajar kini cukup melalui internet, YouTube, Google, atau kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Dr.Suparni menegaskan bahwa kuliah memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar memperoleh pengetahuan.

"Kuliah bukan hanya mencari ilmu. Di kampus kita belajar disiplin, kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, berpikir kritis, hingga membangun karakter," jelasnya.

Menurutnya, pengetahuan dari internet tidak otomatis menjadikan seseorang mampu mempraktikkannya tanpa latihan dan pendampingan. "Kampus adalah tempat belajar sekaligus berlatih, sehingga ilmu yang diperoleh benar-benar menjadi kemampuan," ujarnya.

Mengingat pentingnya belajar dan belajar itu tidak ada batasnya, ia mengajak siswa SMA Negeri 8 Padangsidimpuan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Kesuksesan bukan milik orang yang paling kaya atau paling pintar. Kesuksesan adalah milik mereka yang mau terus belajar, bekerja keras, berdoa, dan tidak pernah menyerah," pungkasnya.

Pada kesempatan itu, tim UIN Syahada juga memperkenalkan berbagai program studi, peluang beasiswa, serta berbagai prestasi yang telah diraih mahasiswa UIN Syahada di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala SMAN 8 Padangsidimpuan, Panaekan Siregar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim FTIK UIN Syahada yang memberikan motivasi dan edukasi kepada siswa untuk lebih giat belajar.

"Kegiatan seperti ini sangat berharga bagi siswa kami. Pesan bahwa latar belakang bukan penentu masa depan memberi semangat luar biasa. Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut dan membuka wawasan siswa tentang peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bermutu," ujarnya. (id46)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement