Wakil Kepala BPS RI di Sergai: Sensus Ekonomi Bukan untuk Kepentingan PajakWakil Kepala BPS RI di Sergai: Sensus Ekonomi Bukan untuk Kepentingan Pajak

SERGAI (Waspada.id): Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E., meninjau pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor BPS Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Kamis (23/7/2026).
Dalam kunjungan itu, ia meminta jajaran BPS segera mengatasi setiap kendala di lapangan serta mengajak masyarakat tidak ragu memberikan data karena sensus bukan untuk kepentingan pajak.
"Saya sudah mengunjungi beberapa kabupaten/kota, mulai dari Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Tebing Tinggi, Sergai, dan Medan. Secara umum pelaksanaannya bagus. Tinggal bagaimana setiap kendala di lapangan segera diselesaikan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah," ujar Sonny kepada Waspada.id, Kamis (23/7),siang. di halaman kantor BPS Sergai.
Sonny menilai pelaksanaan sensus di sejumlah daerah yang dikunjunginya sejauh ini berjalan baik. Ia menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu harapnya, warga diminta memberikan data yang benar agar hasil sensus memiliki kualitas yang baik. "Jangan lupa, ini kegiatan statistik, bukan kegiatan pajak," tegasnya.

Kepala BPS Sergai, Marine Sohadi Angkat, S.Si., M.Si., memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan terkait kunjungan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E., di kantor BPS Sergai, Kamis (23/7).Waspada.id/Bambang
Sementara itu, Kepala BPS Sergai, Marine Sohadi Angkat, S.Si., M.Si., mengatakan kunjungan Wakil Kepala BPS RI menjadi penyemangat bagi seluruh petugas untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Marine, sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali itu akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, seluruh petugas diminta bekerja maksimal agar pelaksanaannya berhasil.
"Kalau sensus ini berhasil, manfaatnya akan dirasakan dalam penyusunan kebijakan ke depan. Jangan sampai gagal, karena kesempatan berikutnya baru 10 tahun lagi," katanya.

Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E. dan rombongan berpose bersama Kepala BPS Sergai, Marine Sohadi Angkat, S.Si., M.Si., dan jajaran, Kamis (23/7/). Waspada.id/Bambang
Terkait adanya kendala dilapangan bagi petugas sensus dan warga yang menolak didata bahkan memarahi petugas sensus. Marine mengakui masih ada tantangan di lapangan. Menghadapi kondisi tersebut, BPS mengedepankan pendekatan persuasif melalui pengawas lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, hingga Pemkab Sergai.
"Marine memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah apabila petugas menemui penolakan saat mendata masyarakat dan pelaku usaha di lapangan, sehingga pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar," pungkasnya. (bs)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda