Wakil Ketua DPRA H. Ali Basrah Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Mbarung dan Natam Agara


KUTACANE (Waspada.id): DPR Aceh mendukung penuh dan siap mengawal usul Pemerintah pusat, untuk membangun jembatan rangka baja Mbarung dan Natam, Acen Tenggara.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah. S. Pd. MM, saat melaksanakan Reses III Tahun 2026 di kute Pulonas Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara, Rabu (14/10).
Putus dan hanyutnya jembatan rangka baja Mbarung dan Natam akhir November 2025 lalu memang membuat warga Darul Hasanah kesulitan dan semakin terisolir. Karena itu kehadiran jembatan baru, merupakan kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi Pemerintah.
Berdasarkan hasil pertemuan yang dilakukan DPR Aceh bersama Bupati HM Salim Fakhry, di ruangan kerja Bupati Agara, usai acara Musda Golkar Agara beberapa hari yang lalu, Pemkab telah mengusulkan pembangunan jembatan rangka baja Mbarung dan Natam yang menghubungkan Darul Hasanah dengan Kecamatan Babussalam dan Badar.
Bahkan, atas prakarsa Bupati Salim Fakhry, Presiden Prabowo dan Menteri PU Dodi Hanggodo berulangkali telah berkunjung ke Aceh Tenggara untuk melihat langsung kondosi jembatan Mbarung dan Natam yang hanyut dan ambruk tersebut akibat disapu arus sungai Alas.
Untuk itu, DPR Aceh mendukung penuh dan siap mengawal terwujudnya jembatan rangka baja dan beberapa jembatan lainnya di Aceh Tenggara, terutama mengurangi dampak banjir akhir November 2025 lalu yang meluluh lantakkan sebagian wilayah bumi sepakat segenep.
Pun demikian, pembangunan dua unit jembatan rangka baja Mbarung Natam itu, ujar Ali Basrah, baru dilaksanakan di tahun 2027 dan 2028 akan datang. "Prioritas pembangunan jembatan rangka baja itu, didahulukan untuk jembatan Mbarung, tahun 2028 dilanjutkan pembangunan jembatan Natam-Tanjung," ujar Ali Basrah menirukan ungkapan Bupati Salim Fakhry.
Terkait pokir DPRA tahun 2026 tentang rumah Ibadah dan Masjid, baru direalisasikan tahun 2027 akan datang, karena ada kendala tentang administrasi, sebab itu Pokir masjid di seluruh kabupaten dan kota di Aceh dilaksanakan tahun depan.
Selain itu, Ali Basrah juga menyinggung tentang rencana DPR Aceh khususnya dari dapil Agara dan Gayo Lues tentang penambahan panjang ruas jalan Provinsi di Aceh Tenggara, seperti Salim Pinim-Mbarung -Rambung Teldak- Lawe Penanggalan. (Id79)
Berita Terkait




























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda