Breaking News
Memuat breaking news...

Wakili Kapolda Aceh, Dirintelkam Hadiri Pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12.35 PM WIB
Wakili Kapolda Aceh, Dirintelkam Hadiri Pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan diwakili Dirintelkam Kombes Pol. Said Anna Fauza saat menghadiri pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II di Kompleks PKA Kota Banda Aceh, Jumat (09/10/2026) malam.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, yang diwakili Dirintelkam Kombes Pol. Said Anna Fauza menghadiri pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II di Kompleks Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Kota Banda Aceh, Jumat (09/10/2026) malam.

Kehadiran Dirintelkam tersebut merupakan wujud dukungan Polri, khususnya Polda Aceh, terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang mempertemukan para ulama dan berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus merawat kerukunan di Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan bahwa kehadiran perwakilan Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang membawa pesan persaudaraan, kedamaian, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Menurut Joko, peran ulama dan tokoh agama sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, menjaga kerukunan, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai. Karena itu, sinergi antara ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus dipelihara untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

“Polda Aceh mendukung kegiatan keagamaan yang membawa pesan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang damai serta harmonis. Sinergi antara ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Aceh,” ujar Joko.

Ia berharap, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pemikiran keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam merawat kedamaian dan nilai-nilai keislaman di Bumi Serambi Mekkah.

Pembukaan muzakarah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum MPTTI, Abi Sahal Tastari Wali. Rangkaian acara berikutnya diisi dengan sambutan Gubernur Aceh yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, serta pemutaran video yang menampilkan Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy.

Selanjutnya, Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy menyampaikan khutbah iftitah dan doa sebagai bagian dari rangkaian pembukaan muzakarah yang berlangsung dalam suasana religius.(Id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement