Breaking News
Memuat breaking news...

Wali Kota Sabang Rintis Kembali Transportasi Udara Sabang - Medan, Permudah Akses Wisatawan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 7 Agustus 2026 - 4.27 PM WIB
Wali Kota Sabang Rintis Kembali Transportasi Udara Sabang - Medan, Permudah Akses Wisatawan
Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam bertemu Wakil Menteri Perhubungan RI dan Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. (Waspada.id/JK)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SABANG (Waspada.id): Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, tengah mengupayakan kembali pembukaan rute penerbangan Bandara Maimun Saleh (SBG) Sabang menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan, sebagai langkah memperkuat konektivitas transportasi menuju Pulau Weh. Kehadiran rute tersebut diharapkan dapat mempermudah akses wisatawan, meningkatkan kunjungan ke Sabang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut diawali dengan pertemuan Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, bersama Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, di Jakarta untuk membahas upaya pengoperasian kembali rute penerbangan Sabang - Medan. Dalam pertemuan itu, turut dibahas langkah-langkah lanjutan guna mendukung terwujudnya pengoperasian kembali rute tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Wali Kota Sabang kemudian bertemu dengan Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi Hartono, guna membahas aspek teknis pengoperasian kembali rute Sabang-Medan. Selanjutnya, Wali Kota Sabang juga melakukan pertemuan dengan Presiden Direktur/CEO Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, untuk membahas dukungan maskapai dalam merealisasikan pengoperasian kembali rute Sabang-Medan.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam dan CEO Lion Group di Jakarta bertemu untuk meritis kembali dibukanya jalur penerbangan dari dan ke Medan - Sabang dengan pesawat Wings Air. (Waspada.id/JK)

Pembukaan rute ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Kota Sabang. Sebagai destinasi unggulan di ujung Barat Indonesia, Sabang memiliki potensi wisata bahari, sejarah, dan budaya yang terus berkembang, sehingga membutuhkan dukungan konektivitas transportasi yang semakin baik.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, mengatakan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Menurutnya, semakin mudah wisatawan menjangkau Sabang, semakin besar pula peluang meningkatnya kunjungan yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

"Yang kita perjuangkan bukan hanya membuka jalur penerbangan baru, tetapi membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Sabang. Kalau aksesnya semakin baik, saya yakin kunjungan wisatawan juga akan meningkat, dan itu akan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM, perhotelan, restoran, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata," kata Zulkifli, Kamis (6/8).

Lebih lanjut dikatakan, Medan merupakan salah satu pintu gerbang utama pergerakan penumpang di wilayah Barat Indonesia melalui Bandara Internasional Kualanamu. Dengan adanya penerbangan langsung menuju Sabang, wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, akan memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien.

Selain mendukung sektor pariwisata, pembukaan rute penerbangan Sabang-Medan juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas dunia usaha, serta membuka peluang investasi yang lebih luas di Kota Sabang.

"InsyaAllah ikhtiar ini akan terus kami lakukan. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan, agar rute Sabang-Medan dapat segera terwujud. Dengan konektivitas yang semakin baik, Sabang akan semakin mudah dijangkau, jumlah wisatawan terus bertambah, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Pemerintah Kota Sabang berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak maskapai penerbangan, guna mempercepat terwujudnya rute Sabang-Medan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas daerah dan mendorong kemajuan sektor pariwisata secara berkelanjutan. (JK)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement