Wali Kota Sibolga Sambut Misi Kemanusiaan Internasional Pacific Partnership 2026Wali Kota Sibolga Sambut Misi Kemanusiaan Internasional Pacific Partnership 2026

SIBOLGA (Waspada.id): Komitmen Pemerintah Kota Sibolga dalam membuka ruang kolaborasi internasional kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing, pada Upacara Pembukaan Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026 di Lapangan GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (21/7/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Sibolga tersebut menjadi bukti nyata dukungan penuh Pemerintah Kota terhadap kegiatan berskala internasional yang mengedepankan misi kemanusiaan, peningkatan kapasitas kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., C.Fr.A., menegaskan bahwa Pacific Partnership merupakan misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik. Program ini menjadi simbol persahabatan antarnegara sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat melalui bidang kesehatan, pendidikan, bantuan kemanusiaan, dan penanggulangan bencana.

Kapuskes TNI menjelaskan, Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah Pacific Partnership sejak 2010. Setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, akhirnya Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Pacific Partnership 2026, sebuah kehormatan yang semakin mengangkat nama daerah di mata dunia internasional.
Mengusung tema "Strengthening Partnership, Collaboration, and Interoperability for Crisis Response", kegiatan ini menghadirkan berbagai program strategis, mulai dari pembangunan dan renovasi fasilitas umum, pelayanan kesehatan, pelatihan tenaga medis, pertukaran ilmu pengetahuan, latihan kesiapsiagaan rumah sakit, simulasi penanggulangan bencana lintas instansi, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapuskes TNI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sibolga dan masyarakat atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pacific Partnership 2026. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan internasional ini dapat terlaksana dengan baik.
Suasana semakin khidmat ketika Kapuskes TNI bersama Vice Chief Reserve Policy and Integration for Bureau of Medicine and Surgery US Navy, RADM David Buzzeti, secara resmi membuka Latma Pacific Partnership 2026 dan melakukan penyematan tanda latihan kepada perwakilan peserta.
Dalam sesi ramah tamah, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapuskes TNI beserta seluruh Tim Pacific Partnership 2026 dari berbagai negara.
Wali Kota menyambut hangat kolaborasi antara TNI dan United States Pacific Fleet (USPACFLT) yang dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar latihan bersama, tetapi juga momentum memperkuat hubungan internasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan selama kurang lebih 10 hari ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, pelatihan mitigasi bencana hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia," ujar Wali Kota.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sibolga siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi administratif maupun teknis, demi memastikan seluruh rangkaian Pacific Partnership 2026 berlangsung sukses.
Sikap proaktif Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kerja sama internasional yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kepercayaan menjadi tuan rumah Pacific Partnership 2026 sekaligus menjadi pengakuan bahwa Sibolga semakin diperhitungkan sebagai daerah yang terbuka terhadap kolaborasi global demi mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan sejahtera.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran TNI, Forkopimda, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Tim Pacific Partnership 2026 dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura, unsur perbankan, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh peserta latihan. (Tnk)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda