Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Wali Kota Sowa'a Laoli Hadiri Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 - 3.30 PM WIB
Wali Kota Sowa'a Laoli Hadiri Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli dan Ketua DPRD, Adrianus Zega menghadiri penyelenggaraan Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara, Jumat (30/10). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

GUNUNGSITOLI (Waspada.id); Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, SE, M.Si menghadiri penyelenggaraan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC PA GMNI) Gunungsitoli - Nias dan DPC PA GMNI Kabupaten Nias Utara yang dipusatkan di Kota Gunungsitoli bertempat di Lantai II Aula Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (30/10).

Penyelenggaraan Konfercab kepengurusan untuk DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias merupakan pelaksanaan Konfercab ke IV, sedangkan untuk kepengurusan DPC PA GMNI Kabupaten Nias Utara Konfercab tahun ini adalah Konfercab ke II.

Pada pelaksanaan Konfercab PA GMNI kali ini baik pengurus maupun anggota mengusulkan wacana pembentukan DPC PA GMNI yang baru yakni DPC PA GMNI Kabupaten Nias dan DPC PA GMNI Kabupaten Nias Barat.

Wali Kota Sowa'a Laoli Hadiri Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara

Ketua Umum DPP PA GMNI, Prof. Dr. Arif Hidayat yang membuka pelaksanaan Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara via zoom meeting mengatakan saat ini PA GMNI telah terbentuk di 320 cabang (tingkat kabupaten/kota) dan 34 daerah (tingkat provinsi).

Menurut Prof Arif, PA GMNI terdiri dari kader-kader intelektual, yang memiliki pemikiran-pemikiran strategis dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada negara dan bangsa, untuk menjabarkan ide-ide, panduan, arahan apa yang digariskan oleh Soekarno.

Pada kesempatan itu Arif Hidayat juga mengajak kader-kader PA GMNI di daerah untuk dapat menulis karya-karya ilmiah, menghimpun ajaran marhaenisme yang telah dibangun oleh Soekarno. "Saya yakin PA GMNI di daerah Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara memiliki kader-kader terbaik," ujarnya.

Disamping itu, Ketua Umum PA GMNI mengharapkan para kader yang berada di eksekutif maupun legislatif dapat membuat program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli dalam arahan dan bimbingannya mengungkapkan, PA GMNI merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Gunungsitoli. Ia berharap kemitraan pemerintah dan PA GMNI akan terus berkelanjut.

Sowa'a Laoli juga mengharapkan alumni GMNI dapat berperan dalam membangun Kepulauan Nias, termasuk Kota Gunungsitoli.

"Sifat kritis harus beriringan dengan pemikiran untuk membangun. Maka saya berharap, melalui PA GMNI, teman-teman tidak tinggal diam, mari kita bersama-sama mendukung pemerintah, memberi edukasi, pertimbangan, pemahaman, bahkan membuka jaringan untuk membangun Nias ini," harap Sowa'a Laoli.

Sememtara Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Adrianus Zqga, ST, M.Psi yang turut menyampaikan sambutan mengingatkan agar GMNI tidak boleh melupakan sejarah perjuangan.

"Soekarno mengatakan, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Yang saya pahami dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, awalnya dari sisi organisasi kepemudaan, itu yang dikawal habis oleh GMNI, pemikiran Soekarno," ucap Adrianus dihadapan para kader GMNI.

Menurut Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, pikiran atau paham yang sama, harus disatukan dalam keberadaan masing-masing, tidak tergerus oleh kepentingan sesaat.

"Akhir-akhir ini pergerakan adik-adik kita mahasiswa, itu sungguh dikuasai pergerakan pragmatisme, hegemoni kekuasaan. Saya berpikir yang demo akhir-akhir ini adalah sisa-sisa yang idealisme," tutur Adrianus.

"Kami mendorong, pemikiran-pemikiran yang lahir dari akar pemikiran Soekarnoisme, mari kita bersatu untuk itu, mari kita berdiskusi bagaimana mengawal negara ini, dan konteks saat ini adalah mengawal Kota Gunungsitoli," pungkasnya mengakhiri.

Pada tempat yang sama mewakili DPD PA GMNI Sumatera Utara, Meiman Kristian Harefa menyakini, salah satu cara mewarnai idealisme Bung Karno yaitu dengan mendistribusikan kader-kader ke berbagai sektor, baik politik, birokrasi dan lembaga lainnya.

"Bahwa ada aspirasi, karena DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias terdiri dari satu kota (Gunungsitoli) dan dua kabupaten (Nias dan Nias Barat), maka perlu dimekarkan. Kalau bisa, kita wujudkan dalam Konfercab ini," pesan Meiman.

Sedangkan mewakili Ketua DPC PA GMNI di Kepulauan Nias, Emanuel Ziliwu dalam sambutannya mengatakan bahwa menjadi alumni bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang luas.

"Jika dahulu kita berjuang di ruang-ruang diskusi mahasiswa, maka saat ini kita hadir ditengah-tengah persoalan masyarakat. Jika dahulu kita mengasah gagasan melalui perdebatan intelektual, maka hari ini kita menerjemahkan gagasan itu menjadi kebijakan," ujar Emanuel.

Ia menegaskan, para alumni GMNI tidak boleh kehilangan daya kritis dan tidak boleh menjauh dari masyarakat. Menurut dia, hal tersebut adalah alasan dari perjuangan GMNI.

"Kita boleh berbeda profesi, berbeda pilihan politik, dan berbeda jalan pengabdian, akan tetapi tidak boleh kehilangan ikatan ideologis, yang menyatukan kita adalah cita-cita tentang Indonesia yang mereka, berdaulat, adil dan makmur," tandasnya.

Wali Kota Sowa'a Laoli Hadiri Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan Nias Utara

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Konfercab, Krisman Farasi mengungkapkan, tema Konfercab "Bersatu Bergerak, Alumni GMNI Berperan Mewujudkan Gunungsitoli - Nias yang Adil, Makmur, dan Sejahtera" mengandung makna mendalam.

"Pelaksanaan konferensi cabang ini dimaksudkan sebagai forum permusyawaratan organisasi untuk memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan serta menentukan arah dan keberlanjutan perjuangan organisasi PA GMNI di wilayah Gunungsitoli, Nias dan Nias Utara," ungkap Krisman.

Pada pelaksanaannya, Krisman menuturkan bahwa peserta Konfercab ini terdiri dari dua unsur pimpinan cabang, yakni DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan DPC PA GMNI Nias Utara.

Dari pantauan hadir pada Konfercab DPC PA GMNI Gunungsitoli - Nias dan DPC PA GMNI Nias Utara, mewakili Kapolres Nias oleh Kasat Intelkam, AKP. Narson Waruwu, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika P Laoly, Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, perwakilan Pemerintah Kabupaten Nias Utara, para pimpinan organisasi serta undangan lainnya.(id59).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement