Warung Difabel Sharaswaty Meracik Kopi dengan Semangat Inklusivitas di ICX 2026 MedanWarung Difabel Sharaswaty Meracik Kopi dengan Semangat Inklusivitas di ICX 2026 Medan

MEDAN (Waspada.id): Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista, ikut ambil bagian di Pehelatan Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026, Jumat-Minggu (31 Juli hingga 2 Agustus 2026) di Tiara Convention Center, Medan.
Dikatakan Founder Rumah Difabel Sharaswaty, Sri Dewi Natadiningrat, partisipasi Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista, menjadi bukti bahwa industri kopi Indonesia terbuka bagi siapa saja untuk berkontribusi dan berkembang.

Keikutsertaan barista dari Warung Difabel Sharawaty di event ICX 2026 di Medan kali ini tentunya menghadirkan semangat inklusivitas; melalui kolaborasi bersama Kementerian UMKM dalam memberikan ruang bagi seluruh kalangan untuk berkarya di industri kopi.
ICX 2026 di Kota Medan diikuti oleh 54 peserta yang terdiri atas pengusaha UMKM, petani kopi, roastery, coffee shop, penyedia mesin dan peralatan kopi, serta berbagai pengusaha UMKM pendukung.
Tampilnya barista Warung Difabel Sharaswaty di event kopi terbesar Indonesia ini menjadi sorotan luar biasa dan daya tarik bagi pengunjung ICX. Salah satunya Amin Zega, 36, barista Warung Difabel Sharaswaty, dimana ia seorang penyandang tuna daksa.
Ia bekerja sebagai barista sudah sejak dari tahun 2023. Saat itu Amin Zega diajak founder Rumah Difabel Sharaswaty. Sebelum menjadi barista, ia merupakan seorang korban kecelakaan yang mengakibatkan dirinya menjadi penyandang disabilitas.
Meski menghadapi keterbatasan fisik, ia berhasil bangkit, mengikuti pelatihan, hingga kini sukses menjadi seorang barista yang memiliki sertifikasi resmi. Saat ini, Amin Zega aktif meracik kopi dan bekerja di sebuah wadah usaha sosial bernama Warung Difabel Sharaswaty yang berlokasi di Kota Medan.

"Alhamdulillah Warung Difabel Sharaswaty punya barista handal. Selain Amin Zega, ada beberapa barista difabel lainnya, diantaranya ada 1 autism, 3 tuna rungu dan 2 down syndrome. Pastinya mereka meracik kopi dengan hati dan semangat inklusivitas. Dibalik kopi yang disajikan tentunya punya cerita hangat, ibarat kopi juga punya sebuah proses yang otentik," ungkap Dewi penyandang gelar S-2 dari dua kampus, Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada itu.
Warung Difabel Sharaswaty adalah tempat usaha dan pelatihan di Medan yang memberdayakan penyandang disabilitas, termasuk melatih mereka menjadi barista bersertifikat yang mahir meracik kopi. Tempat ini memberikan ruang bagi teman-teman difabel untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi.

"Semoga keikutsertakan barista dari Warung Difabel Sharaswaty di ICX 2026 ini menjadi inspirasi bagi pafa pecinta kopi tanah air. Seperti filosofi dari kopi itu sendiri sebagai sumber inspirasi," pungkas Sri Dewi Natadiningrat. (id31)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda