Breaking News
Memuat breaking news...

Wisuda Ke-54 IPTS, 345 Sarjana Diminta Jangan Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Peluang

Redaksi
Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 7.39 PM WIB
Wisuda Ke-54 IPTS, 345 Sarjana Diminta Jangan Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Peluang
Prosesi Wisuda Sarjana di Aula IPTS, Jl. Sutan Mohd. Arief, Padangsidimpuan, Kamis (28/8/2026). Waspada.id/ist.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P. SIDIMPUAN (Waspada.id): Melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Ke-54 Tahun 2026, Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS), Dr. H. Zulfadli, M.Pd., mewisuda 345 mahasiswa dari 12 program studi di Aula IPTS, Jl. Sutan Mhd. Arif, Padangsidimpuan, Kamis (28/8/2026).

Mahasiswa yang diwisuda tersebut terdiri dari 20 orang lulusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 16 orang Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 28 orang Prodi Pendidikan Ekonomi, 16 orang dari Prodi Pendidikan Ekonomi Konsentrasi Pendidikan Akuntansi, dan 155 orang Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Selanjutnya, 12 orang Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 13 orang Prodi Pendidikan Sejarah, 16 orang Prodi Pendidikan Matematika, 17 orang Prodi Pendidikan Biologi, 3 orang Prodi Pendidikan Fisika, 4 orang Prodi Pendidikan Kimia, dan 43 orang lulusan Prodi Pendidikan Vokasional Informatika.

Wisudawan terbaik IPTS Tahun 2026 foto bersama, Kamis (28/8/2026). Waspada.id/ist.

Dari 345 mahasiswa yang diwisuda itu, 12 di antaranya dinobatkan sebagai lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Lulusan terbaik tersebut terdiri dari:

1. Silvana Inul Aprilia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (3,76).

2. Miranda Harahap, Prodi Pendidikan Ekonomi (3,86).

3. Dairintina Sinabutar, Prodi Pendidikan Ekonomi Konsentrasi Akuntansi (3,90).

4. Febriana Sunita Hutabarat, Prodi PGSD (3,94).

5. Emira Adilla Harahap, Prodi Pendidikan Kewarganegaraan (4,00).

6. Nur Jannah, Prodi Pendidikan Sejarah (3,97).

7. Devi Hernika, Prodi Bahasa Indonesia (3,94).

8. Nurhayu Muhni, Prodi Pendidikan Matematika (3,94).

9. Efrida Gultom, Prodi Pendidikan Biologi (3,96).

10. Ramanda Futri Nainggolan, Prodi Pendidikan Fisika (4,00).

11. Sri Indah Rambe, Prodi Pendidikan Kimia (3,40).

12. Putri Aulia Hasibuan, Prodi Pendidikan Vokasional Informatika (3,96).

Atas capaian meraih IPK tertinggi, lulusan IPTS dari masing-masing Prodi tersebut mendapatkan hadiah dalam bentuk uang dari Bank Sumut Syariah dan BNI Cabang Padangsidimpuan. Sedangkan dari BSI Padangsidimpuan dalam bentuk bingkisan.

Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Ke-54 Tahun 2025 dengan tema "Bersinergi Bersama Masyarakat dalam Kemitraan Kampus Berdampak melalui Tridharma Perguruan Tinggi yang Cerdas dan Berkarakter" tersebut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D., mewakili Wali Kota P. Sidimpuan, Dinas Pendidikan, Kapolres yang diwakili Kapolsek Hutaimbaru, serta pimpinan Bank Sumut Syariah, BNI, dan BSI Padangsidimpuan.

Jangan Hanya Cari Kerja

Rektor IPTS, Dr. H. Zulfadli, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan 345 lulusan IPTS yang telah resmi menyandang gelar sarjana harus terus meningkatkan kompetensi diri agar mampu menciptakan peluang di tengah persaingan hidup yang semakin ketat.

Rektor IPTS, Dr. H. Zulfadli, M.Pd., saat memimpin Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Ke-54 Tahun 2026 di Aula IPTS, Jl. Sutan Mohd. Arief, Padangsidimpuan, Kamis (28/8/2026). Waspada.id/ist.

Untuk itu, Rektor meminta alumni jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi harus cerdas berbuat yang terbaik. "Jadilah orang yang mampu menciptakan nilai, memberikan solusi, dan membuka peluang bagi orang lain," tegasnya.

Rektor menegaskan bahwa masyarakat tidak sedang menunggu tambahan orang yang sekadar memiliki gelar. Masyarakat membutuhkan sarjana yang mampu bekerja, beradaptasi, menciptakan solusi, dan memberikan manfaat.

Menurutnya, gelar akademik memang dapat membuka pintu kesempatan. Tetapi, kompetensi, karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi akan menentukan sejauh mana seorang sarjana mampu bertahan dan berkembang menghadapi perubahan zaman.

Terlebih, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) berlangsung sangat cepat. Dunia kerja pun terus berubah, sementara kebutuhan masyarakat semakin kompleks.

Pada kesempatan itu, Dr. H. Zulfadli, M.Pd., mengingatkan bahwa hasil penelitian tidak boleh hanya berakhir di perpustakaan atau tersimpan dalam dokumen akademik. Begitu pula pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Rektor menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Al Iman Padangsidimpuan serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan IPTS.

Menurutnya, kampus yang kuat adalah kampus yang mampu membuka diri, membangun kolaborasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungannya.

Lima Pesan untuk 345 Sarjana

Kepada 345 wisudawan, Rektor menitipkan lima pesan penting. Pertama, menjaga integritas dengan menjadikan kejujuran sebagai prinsip hidup. Kedua, terus meningkatkan kompetensi karena ijazah hanya menjadi bukti telah menyelesaikan pendidikan, sementara dunia akan menilai kemampuan seseorang dalam menerapkan ilmu.

Ketiga, adaptif dan inovatif menghadapi perubahan. Lulusan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menciptakan solusi melalui teknologi dan inovasi.

Keempat, membangun jejaring dan kolaborasi, sebab banyak keberhasilan lahir dari kemampuan bekerja bersama dan menghargai perbedaan. Kelima, tidak melupakan almamater serta menjaga nama baik keluarga dan IPTS.

"Jadilah sarjana yang cerdas, tetapi jangan kehilangan karakter. Jadilah profesional, tetapi jangan kehilangan integritas. Jadilah manusia yang sukses, tetapi jangan lupa memberikan manfaat," pesannya.

LLDIKTI Minta IPTS Perkuat Mutu

Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D., menyatakan LLDIKTI Wilayah I akan terus mendukung perguruan tinggi dalam peningkatan mutu dan tata kelola.

LLDIKTI juga mendorong perguruan tinggi di Sumatera Utara untuk terus berinovasi dan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi. Khusus kepada IPTS, LLDIKTI mendorong peningkatan kualitas dosen, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah, inovasi, serta luaran penelitian yang bermanfaat juga harus terus diperkuat," tegasnya.

Ia mengajak seluruh perguruan tinggi di Sumatera Utara membangun ekosistem pendidikan tinggi yang sehat, bermutu, inklusif, dan berdampak.

Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D., dan Ketua Yayasan Al Iman Padangsidimpuan, dr. Fauzan Indra M. Lubis, M.Ked., saat memberikan sambutan pada acara wisuda di IPTS. Waspada.id/ist.

Wisuda Adalah Awal Tanggung Jawab

Ketua Yayasan Al Iman Padangsidimpuan, dr. Fauzan Indra M. Lubis, M.Ked., mengatakan keberhasilan wisuda bukan hanya menjadi kebahagiaan para lulusan, tetapi juga keluarga besar Yayasan Al Iman dan IPTS.

Ia menegaskan, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi juga kontribusi para alumni di tengah masyarakat. "Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar," katanya.

Yayasan Al Iman, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan IPTS sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.

Ketua Pelaksana Wisuda Sarjana Ke-54 IPTS, Eko Sucahyo, M.Pd., bersama Sekretaris, Budi Azhari Muda Hasibuan, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga pelaksanaan Wisuda Sarjana Ke-54 berjalan dengan baik. (Id.46)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement