Breaking News
Memuat breaking news...

Women Program, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 2 Juli 2026 - 1.44 PM WIB
Women Program, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah
Ketua TP PKK Deliserdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan sampaikan menjadi narasumber pada women program dalam rangkaian HUT ke-26 APKASI di Gedung IKM Hall, Lubukpakam, Kamis (2/7/26). Waspada.id/syahril
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Ketua TP PKK Deliserdanh, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan tekankan peran strategis perempuan dalam meningkatkan daya saing daerah.

Penekanan itu disampaikanya sebagai narasumber pada women program penguatan peran perempuan meningkatkan daya saing daerah dalam rangakain HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Gedung Institut Kesehatan Medistra (IKM) Hall, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Kamis (2/7/26).

Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Deliserdang sebagai tuan rumah HUT ke-26 APKASI. Menurutnya, Women Program menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas perempuan agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

"Perempuan merupakan pilar utama dalam pembangunan. Tidak hanya sebagai pendidik pertama di keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi, pelaku usaha, pemimpin komunitas, dan agen perubahan sosial. Karena itu, peningkatan daya saing perempuan merupakan investasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan daerah yang maju," kata Ny. Jelita.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan aktif perempuan di berbagai sektor. Melalui gerakan PKK, berbagai upaya pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan perempuan dan anak terus didorong secara berkelanjutan.

Untuk itu, ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarpeserta. Karenanya, Ny. Jelita mengajak seluruh perempuan untuk terus mengembangkan potensi diri, memanfaatkan teknologi, meningkatkan kapasitas kewirausahaan, dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

"Momentum ini harus menjadi langkah nyata untuk menciptakan perempuan Indonesia yang tangguh, produktif, kreatif, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur keluarga dan budaya bangsa," pesannya.

Women Program secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, sekaligus Anggota DPR RI Komisi IX, Sri Meliyana Bursah. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah masing-masing.

Menurut Sri Meliyana, perempuan harus memiliki ilmu pengetahuan, keberanian, dan semangat kolaborasi agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.

"Perempuan yang memiliki ilmu akan mampu mengedukasi masyarakat dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di daerahnya. Untuk itu, mari manfaatkan forum ini untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring antardaerah," harapnya.

Sri Meliyana juga menyoroti pentingnya menjaga budaya lokal, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial. Termasuk penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat komunikasi antar ketua TP PKK melalui jejaring yang berkelanjutan.

Dijelaskannya, sinergi antardaerah akan melahirkan berbagai inovasi pemberdayaan perempuan yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif dan tanya jawab yang dipandu moderator Hj. Miska Gewasari. Narasumber yang hadir yakni Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Founder Langgam Batik Hj. Rafika Johani, dan Direktur Commercial Bank BTN, Hermita. Diskusi membahas strategi pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan kapasitas perempuan sebagai penggerak pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur APKASI, Puri P. Simanjorang, Ketua 1 bidang Pembinaan TP PKK Deliserdang Ny.Asniar Lom Lom Suwondo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indonesia yang hadir, jajaran pemerintah daerah, erta tamu undangan lainya.(id.28/syahril)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement